Jakarta, Gesuri.id - Keluarga Besar DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Perayaan Natal bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (5/1).
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah, Yohanes menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan panggilan moral untuk mengimplementasikan nilai-nilai kasih, keadilan, dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
BaCa: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Ia menekankan bahwa PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir dan memberi manfaat, tidak hanya bagi internal partai, tetapi juga bagi masyarakat luas serta kehidupan bergereja di Kalimantan Tengah.
“PDI Perjuangan terpanggil untuk menjadi berkat, baik bagi keluarga besar partai maupun masyarakat dan gereja di Kalimantan Tengah,” ujar Yohanes.
Lebih lanjut, Yohanes juga mengingatkan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta kekuatan organisasi dalam menjalankan peran sosial dan kebangsaan.
Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dijaga agar seluruh program partai dapat berjalan selaras dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Seluruh kader harus bergerak seiring sejalan, menjaga kebersamaan, serta konsisten melaksanakan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
BaCa: Ganjar-Risma Pimpin Aksi Kemanusiaan untuk Korban Bencana
Melalui perayaan Natal ini, Yohanes turut mengajak seluruh kader, simpatisan, dan pendukung PDI Perjuangan untuk terus menjaga persatuan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
“Dengan semangat Natal, mari kita perkuat komitmen untuk melayani sesama, menjaga keharmonisan, dan bersama-sama mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.
















































































