Ikuti Kami

Bupati Jembrana Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Tekankan Aktualisasi dan Kompetensi Kerja

Ia mengimbau para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya benar-benar terasa di lapangan.

Bupati Jembrana Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Tekankan Aktualisasi dan Kompetensi Kerja
Dibukanya secara resmi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026 oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, di Ruang Rapat Lantai 2 Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Senin (10/8/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesiapan tenaga kerja lokal. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026 oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, di Ruang Rapat Lantai 2 Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Senin (10/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Kembang menegaskan program pelatihan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam mendukung generasi muda Jembrana. Ia mengimbau para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya benar-benar terasa di lapangan.

“Saya ingin adik-adik serius mengikuti pelatihan ini. Pelaksanaan di lapangan harus benar-benar berjalan agar manfaatnya terasa nyata dan kehadiran pemerintah betul-betul berguna,” ujar Kembang.

Bupati Kembang juga menambahkan bahwa meskipun sertifikat kompetensi sangat penting sebagai bentuk legitimasi resmi, pembuktian dan aktualisasi kemampuan di dunia kerja jauh lebih utama. “Sertifikat itu penting untuk menguatkan legitimasi, tetapi yang jauh lebih penting adalah aktualisasi di lapangan—bagaimana setelah ini adik-adik bisa terus mengembangkan diri,” tegasnya.

Selaraskan Kebutuhan Industri dan Dukung Kewirausahaan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menyelaraskan kompetensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sekaligus mendukung prioritas pembangunan SDM nasional. Pada Batch 3 Tahun 2026 ini, terdapat 4 paket pelatihan yang resmi dibuka dari total 7 paket yang direncanakan:

• Pembuatan Konten Visual Media Sosial: 14 peserta
• Pembuatan Roti dan Kue (Baking): 13 peserta
• Menjahit Pakaian dengan Mesin: 16 peserta
• Barber / Tata Rambut Pria: 16 peserta
”Program ini mendapat dukungan anggaran APBN Tahun 2026 sebesar Rp332.034.000  untuk 7 paket pelatihan, dan hari ini kita resmi membuka 4 paket di antaranya,” jelas Mirah.

Jaminan Sertifikasi dan Penempatan Kerja

Pemkab Jembrana berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi anggaran—baik APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten—dengan menjalin komunikasi intensif bersama Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, dan Pemprov Bali. Seluruh peserta yang menyelesaikan program ini wajib mengikuti uji kompetensi atau asesmen sesuai skema yang berlaku. Tak berhenti di sana, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Melalui layanan penempatan kerja, kemitraan dengan DUDI, serta pendampingan kewirausahaan, kami berupaya memastikan para lulusan pelatihan memiliki peluang besar untuk bekerja, berwirausaha, maupun mengikuti program pemagangan,” pungkas Mirah.

Quote