Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Genjring Ramadan 2026 yang digelar oleh RCTV. Ajang bernuansa religi tersebut kembali menjadi ruang ekspresi seni tradisi Islam bagi masyarakat wilayah Cirebon dan sekitarnya selama bulan suci Ramadan.
“Genjring Ramadhan berperan penting dalam melestarikan seni tradisi Islami sekaligus memperkuat nilai keagamaan masyarakat,” kata Rokhmin, dikutip Senin (16/2/2026).
Kegiatan tahunan yang resmi dibuka pada Jumat malam (13/2/2026) itu diikuti 20 grup peserta dari wilayah 3 Cirebon, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.
Antusiasme peserta terlihat sejak tahap pendaftaran, di mana sebanyak 22 grup sempat mendaftarkan diri sebelum dilakukan proses seleksi awal.
Panitia Genjring Ramadan 2026, Novi Aprilia, menjelaskan bahwa setelah tahapan seleksi pembukaan, dua grup dinyatakan gugur sehingga tersisa 20 grup yang berhak melaju ke babak kompetisi.
“Dari 22 grup yang mendaftar, tersisa 20 grup yang resmi mengikuti kompetisi,” ujarnya.
Menurut Novi, keberagaman peserta dari berbagai daerah di wilayah Ciayumajakuning diharapkan mampu menghadirkan nuansa seni religi yang lebih kaya dan variatif. Selain menjadi ajang perlombaan, Genjring Ramadan juga diharapkan menjadi wadah silaturahmi antargrup seni tradisi sekaligus sarana syiar budaya Islam di tengah masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan unsur legislatif. Rokhmin menilai, keberlangsungan seni tradisi seperti genjring perlu terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Ia berharap Genjring Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu berkembang menjadi event budaya religi yang semakin berkualitas dari tahun ke tahun dengan dukungan pemerintah, media, dan masyarakat luas.
Genjring Ramadan 2026 dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan suci Ramadan dengan sistem kompetisi bertahap hingga babak final. Setiap grup akan menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam membawakan seni genjring yang sarat nilai religius dan kearifan lokal.
Panitia menargetkan ajang ini dapat terus menjadi agenda rutin tahunan yang semakin profesional dalam penyelenggaraan, sekaligus memperkuat identitas budaya Islam di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Genjring Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat selama bulan suci.

















































































