Ikuti Kami

Rokhmin Dahuri Kagum SMP IT An-Nur Buntet Pesantren Bekali Santri dengan Teknologi

Program IT seperti komputer di SMP IT An-Nur menjawab tantangan dan kebutuhan zaman, saya kira itu sangat bagus.

Rokhmin Dahuri Kagum SMP IT An-Nur Buntet Pesantren Bekali Santri dengan Teknologi
Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S., mengaku kagum dengan SMP IT An-Nur di Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membekali para santri dengan pengetahuan teknologi.

“Program IT seperti komputer di SMP IT An-Nur menjawab tantangan dan kebutuhan zaman, saya kira itu sangat bagus,” kata Rokhmin.

Hal tersebut disampaikan Rokhmin usai melaksanakan seremonial peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nur di Buntet Pesantren, Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Senin (17/8/2026).

Rokhmin menilai keberadaan program teknologi informasi (IT) di SMP IT An-Nur menjadi daya tarik tersendiri. Menurutnya, penguasaan teknologi semakin penting karena hampir seluruh bidang membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang IT, termasuk untuk pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia menilai pendidikan yang menggabungkan ilmu agama dan teknologi merupakan langkah positif dalam menjawab tantangan zaman sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Terkait pembangunan Masjid An-Nur, Rokhmin memastikan dirinya akan memberikan dukungan penuh. Ia berharap masjid tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap setelah masjid jadi tidak hanya dibuka untuk ibadah tapi juga menjalankan fungsi sosial masyarakat untuk memakmurkan umat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurut Rokhmin, keberadaan masjid yang memiliki fungsi sosial dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan An-Nur Buntet Pesantren yang menaungi SMP IT An-Nur, Dr. KH. Farid Wajdi, M.Pd., mengatakan keberadaan fasilitas sekolah dan masjid diharapkan dapat mendorong para santri untuk tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Santri harus belajar agama tapi belajar juga ilmu komputer, AI, pertanian, perikanan dan hal yang dapat membawa kemaslahatan dan kesejahteraan umat,” ujarnya.

Farid menjelaskan, Ponpes An-Nur terus mendorong para santri menjadi ‘santri center learning’ dengan menggali berbagai potensi yang dimiliki setiap santri. Dalam prosesnya, pendidikan tetap mengedepankan prinsip ramah anak.

“"Prinsip ramah anak yang diterapkan yaitu partisipatif, tidak diskriminatif, tidak ada kekerasan, berorientasi pada kepentingan terbaik anak dan menghargai hak-hak anak," tegas Kiyai Farid.

Ia berharap perpaduan pendidikan agama, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengembangan potensi santri dapat membentuk generasi yang memiliki kompetensi sekaligus mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan bangsa.

Quote