Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Rektor Universitas UMMI Bogor sekaligus Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University, Rokhmin Dahuri, mengingatkan umat Islam tentang enam janji Allah SWT yang menjadi kunci sukses dan bahagia di dunia maupun akhirat.
Pesan tersebut disampaikannya dalam tausiyah bertajuk tarhib Ramadan: Kiat Sukses dan Bahagia Hidup di Dunia.
“Keenam janji Allah ini sudah mencakup seluruh kebutuhan hidup manusia di dunia, sehingga tidak ada lagi keinginan hidup yang wajar di luar janji-janji Allah tersebut,” ujarnya, dalam tarhib Ramadan: Kiat Sukses dan Bahagia Hidup di Dunia, dikutip dari akun IG Masjid Darussalam GTA, Sabtu (28/2).
Dalam pemaparannya, Prof. Rokhmin menjelaskan kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi seperti pekerjaan, jabatan, atau harta, melainkan juga dari kesiapan menghadapi kehidupan akhirat melalui amal ibadah dan kebaikan.
Menurutnya, Allah SWT telah memberikan enam janji bagi orang beriman dan bertakwa sebagai fondasi kebahagiaan dunia dan akhirat.
"Keenam janji Allah ini sudah mencakup seluruh kebutuhan hidup manusia di dunia, sehingga tidak ada lagi keinginan hidup yang wajar di luar janji-janji Allah tersebut," kata Rokhmin.
Adapun enam janji Allah yang dipaparkannya meliputi: pertama, jalan keluar dari kesulitan, yakni Allah menjanjikan solusi atas setiap permasalahan hidup bagi mereka yang bertakwa. Kedua, rezeki tak terduga yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka, mencakup harta, ketenangan jiwa, serta keluarga yang saleh/salehah. Ketiga, merasa cukup (qana’ah), berupa anugerah rasa syukur dan kecukupan hati sehingga terhindar dari ketamakan.
Keempat, kemudahan urusan, yakni Allah memberikan kemudahan dalam berbagai urusan duniawi maupun ukhrawi. Kelima, ampunan dosa melalui penghapusan kesalahan bagi hamba yang bertaubat. Keenam, pahala berlipat ganda atas setiap amal saleh dan sedekah yang dilakukan.
"Kesuksesan sejati bukan hanya tentang harta atau jabatan, melainkan bagaimana seseorang mampu menyeimbangkan nikmat dunia dengan amal kebaikan untuk akhirat," tegasnya.
Ia menambahkan kunci utama untuk mendapatkan enam janji tersebut adalah dengan meningkatkan iman dan takwa serta senantiasa bersedekah dan berbagi dengan sesama. Dunia, menurutnya, adalah ladang usaha, sementara akhirat merupakan tujuan akhir yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Dalam kesempatan itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 tersebut juga mengingatkan agar manusia menjauhi segala bentuk kerusakan di muka bumi dan tidak melampaui batas-batas yang telah ditetapkan Allah SWT.
“Janganlah kamu berbuat kerusakan dalam bentuk apa pun di bumi ini, dengan melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan,” ucapnya.
Ia kembali menekankan pentingnya sedekah sebagai wujud menyalurkan kebaikan yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia. Menurutnya, sebagaimana Allah telah berbuat baik dengan melimpahkan nikmat-Nya, maka manusia pun harus membalasnya dengan berbagi kepada sesama.
“Janganlah kamu berbuat kerusakan dalam bentuk apa pun di bumi ini, dengan melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan dan akan memberikan balasan atas kejahatan tersebut,” ujarnya.
Pesan yang disampaikan Prof. Rokhmin menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati bukan sekadar pencapaian materi, melainkan keseimbangan antara usaha dunia dan bekal akhirat. Dengan iman, takwa, serta kepedulian terhadap sesama, manusia diyakini dapat meraih keberkahan hidup yang bermakna, bahagia di dunia, dan mulia di akhirat.

















































































