Ikuti Kami

Banteng Kota Malang Ajak Anak Muda Bangun Masa Depan Bangsa

Dalam kerja-kerja sosial dan pemberdayaan Anak muda dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga sekaligus mengarahkan masa depan.

Banteng Kota Malang Ajak Anak Muda Bangun Masa Depan Bangsa
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.

Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kerja-kerja sosial dan pemberdayaan masyarakat.Anak muda dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga sekaligus mengarahkan masa depan bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya, menegaskan bahwa generasi milenial dan Gen Z tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan, melainkan perlu hadir sebagai subjek yang terlibat langsung dalam proses pembangunan sosial.

“Anak muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengarahkan masa depan bangsa. Karena itu, mereka perlu diberi ruang belajar, ruang berdiskusi, dan ruang untuk terlibat langsung dalam kerja-kerja pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Amithya.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik 

Menurutnya, politik tidak semata-mata dipahami sebagai perebutan kekuasaan, tetapi sebagai sarana untuk mengambil tanggung jawab sosial dan menghadirkan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Atas dasar itu, PDI Perjuangan Kota Malang membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk terlibat dalam berbagai aktivitas produktif dan berdampak.

Sejumlah wadah disiapkan sebagai ruang pembelajaran dan pengabdian. Taruna Merah Putih menjadi tempat tumbuh bagi pelajar SMA dan mahasiswa, sementara Repdem hadir sebagai ruang dialog kritis bagi anak muda yang peduli terhadap isu demokrasi, sosial, dan kerakyatan. Penguatan nilai ideologi dan semangat perjuangan juga dilakukan melalui Banteng Muda Indonesia.

Tak hanya itu, minat dan latar belakang yang lebih spesifik juga mendapat ruang. Anak muda yang bergerak di sektor UMKM dan ekonomi kreatif dapat berkembang bersama BPEK. Sementara mereka yang memiliki kepedulian di bidang kemanusiaan dan kebencanaan difasilitasi melalui Baguna. Di bidang advokasi hukum rakyat kecil, BBHAR menjadi wadah pengabdian, sedangkan pegiat seni dan budaya dapat menyalurkan ekspresi melalui BKN.

Amithya menegaskan, keterlibatan anak muda dalam PDI Perjuangan bukan semata untuk menyiapkan kader partai, tetapi untuk menumbuhkan generasi yang kritis, solutif, dan berjiwa gotong royong.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte 

“Kami ingin memastikan anak muda tidak hanya tumbuh secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian untuk terlibat dalam solusi persoalan masyarakat,” katanya.

Bagi generasi milenial dan Gen Z yang ingin menyalurkan energi, ide, serta kepedulian dalam kegiatan-kegiatan yang produktif dan bermanfaat, PDI Perjuangan Kota Malang membuka ruang kebersamaan. Anak muda dapat datang langsung ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang sebagai langkah awal untuk ikut ambil bagian dalam kerja-kerja perubahan.

Karena masa depan bangsa, kata Amithya, tidak lahir dari sikap diam, melainkan dari keberanian generasi mudanya untuk terlibat aktif dalam ruang-ruang pengabdian yang beretika dan berpihak pada rakyat.

Quote