Jakarta, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mulai tancap gas dalam penguatan struktur partai. Selama tiga hari, partai berlambang banteng moncong putih ini menjaring calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangaan di 31 kecamatan se-Surabaya.
Agenda konsolidasi organisasi ini dibuka Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, di Multifunction Hall BG Junction, Jumat (30/1/2026). Kick-off dimulai dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Kecamatan Bubutan, Krembangan, Gubeng, Tegalsari, Simokerto, dan Genteng.
Armuji menegaskan bahwa konsolidasi ini bukanlah agenda dadakan, melainkan bagian dari mekanisme organisasi lima tahunan yang wajib dijalankan sesuai instruksi partai pasca Kongres, Konferda, dan Konfercab.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Salah satu poin krusial dalam penjaringan kali ini adalah keberanian partai untuk memberikan ruang luas bagi anak muda. Armuji mewajibkan setiap PAC mengusulkan minimal lima nama calon ketua dengan komposisi yang seimbang antara pengalaman dan semangat baru.
“Komposisinya harus 50 persen kader muda dan 50 persen kader berpengalaman. Kami ingin terjadi regenerasi yang sehat, agar anak-anak milenial serta Generasi Z melek politik dan siap mewarnai masa depan PDI Perjuangan,” kata Armuji.
Proses penjaringan dilakukan secara bertahap dan transparan. Wakil Ketua Bidang Keanggotaan DPC PDI Perjuangan Surabaya, Sukadar, menjelaskan bahwa setiap usulan harus lahir dari aspirasi murni tingkat ranting (kelurahan).
Peserta yang hadir wajib memenuhi kuorum minimal 50 persen plus satu dari total fungsionaris yang memiliki SK resmi. Keabsahan administrasi menjadi kunci utama dalam proses pra-musyawarah anak cabang (pra-musancab) ini.
“Rapat wajib menghasilkan minimal lima nama calon untuk dikirim ke DPD melalui DPC. Berita acara harus asli, berstempel, dan bersih tanpa coretan. Kami memastikan proses ini berjalan sesuai rel peraturan partai yang berlaku,” jelas Sukadar.
Meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun ke depan, PDI Perjuangan Surabaya enggan bersantai. Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Surabaya, Aliyuddin, menekankan bahwa figur yang dicari bukan sekadar pemimpin administratif, melainkan sosok yang memiliki loyalitas tinggi dan ideologi Pancasila yang kuat.
Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih
Menurutnya, struktur PAC adalah ujung tombak partai yang harus selalu hadir di tengah masyarakat setiap hari, bukan hanya saat musim kampanye tiba.
“PAC terpilih nanti memikul tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya fokus pada pemilu, tetapi wajib turun ke bawah menyerap aspirasi warga, mulai dari urusan kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan. Kami mencari kader yang punya kapasitas dan visi jelas untuk membesarkan partai,” ujar Ali.
Seluruh rangkaian konsolidasi di tingkat Dapil ini ditargetkan rampung pada akhir pekan ini. Hasil penjaringan tersebut akan segera disetorkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangaan Jawa Timur paling lambat pada 14 Februari mendatang untuk kemudian ditetapkan sebagai pengurus definitif.

















































































