Ikuti Kami

Sri Rahayu Kagumi Pelestarian Jejak Sejarah Bung Karno di Bireuen

Sri Rahayu menilai Pj Bupati Bireuen, Mukhlis berkomitmen penuh dalam merawat situs bersejarah tersebut.

Sri Rahayu Kagumi Pelestarian Jejak Sejarah Bung Karno di Bireuen
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu.

Bireun, Gesuri.id – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, melakukan kunjungan kehormatan ke Museum Bung Karno yang terletak di Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (26/1). 

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelestarian aset sejarah nasional yang berkaitan dengan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat 

Dalam kunjungan tersebut, Sri Rahayu didampingi oleh Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, serta tim Relawan Kesehatan. Mereka menyempatkan diri mendokumentasikan setiap sudut bangunan yang pernah menjadi tempat menginap Bung Karno pada tahun 1948 silam.

Sri Rahayu menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya kepada Pj Bupati Bireuen, Mukhlis, yang dinilai berkomitmen penuh dalam merawat situs bersejarah tersebut. Saat ini, bangunan itu tidak hanya difungsikan sebagai museum atau cagar budaya, tetapi juga tetap digunakan sebagai bagian dari rumah dinas Bupati tanpa mengubah nilai sejarahnya.

"Alhamdulillah, kami bisa mengunjungi Museum Bung Karno di Bireuen. Tempat ini dirawat dengan sangat baik sebagai cagar budaya sehingga warga masyarakat Bireuen tetap bisa mengingat jejak sejarah Bung Karno di tanah Aceh," ujar Sri Rahayu kepada media.

Sri Rahayu juga menceritakan pengalaman emosionalnya saat memasuki kamar yang pernah ditempati oleh Sang Proklamator. Menurutnya, atmosfer di dalam ruangan tersebut masih terasa sangat kuat dan memiliki daya tarik magnetis yang luar biasa.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur 

"Magisnya masih luar biasa. Tadi saat masuk ke kamar, rasanya semua merinding. Ini membuktikan bahwa jejak perjuangan beliau masih terasa nyata di sini," tambahnya.

Penetapan bangunan ini sebagai museum diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, khususnya warga Aceh, untuk terus menghargai jasa para pahlawan dan memahami peran strategis Bireuen dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Quote