Jakarta, Gesuri.id - Sebagai bentuk aksi nyata kemanusiaan, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, Angie Natesha Goenadi, bersama anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hj. Ida Widaningsih, meninjau langsung lokasi bencana di wilayah Bandung Raya.
Didampingi jajaran pengurus Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Jawa Barat, keduanya terlibat langsung dalam proses evakuasi dan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.
Baca: Bersamai Kader PDI Perjuangan Kota Jogja Reresik Kali Code

Angie menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan relawan demi mempercepat penanganan darurat.
"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi para korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kami di legislatif untuk semakin memperkuat fungsi pengawasan dan mitigasi bencana," ujar Angie di sela-sela kegiatannya di lapangan.
Angie menyoroti bahwa maraknya bencana alam belakangan ini harus menjadi momentum refleksi kolektif. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan mengevaluasi praktik penyalahgunaan lahan yang kerap memperparah risiko bencana.

"Persoalan tata guna lahan akan menjadi bahan evaluasi penting bagi DPRD. Kita butuh regulasi yang lebih ketat agar praktik merusak lingkungan dapat ditekan. Sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, kita harus terus menggelorakan semangat mencintai alam," tegasnya.
Kehadiran Baguna Jawa Barat di lokasi bencana kembali membuktikan peran partai sebagai garda terdepan dalam situasi darurat. Angie menyebut Baguna berkomitmen untuk hadir menjadi "titik nadir" atau pihak pertama yang merespons saat bencana terjadi, memberikan rasa aman melalui semangat gotong royong.
Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih

Bagi PDI Perjuangan, penanganan bencana adalah panggilan ideologi. Sebagai partai yang lahir dari rahim penderitaan rakyat, kader diminta untuk tidak berjarak dengan masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti banjir dan longsor.
"Ini adalah ibadah sosial sekaligus wujud keberpihakan kebangsaan. Kader PDI Perjuangan harus berada di garis depan, membantu dengan apa pun yang bisa diberikan. Sekecil apa pun itu, selama nyata dan berarti bagi rakyat, kami akan selalu hadir untuk menguatkan," tutup Angie.

















































































