Ikuti Kami

Mukhlis Basri Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting Desa Marga Agung

Di hadapan kader dan pengurus partai, Mukhlis menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan utama dalam perjuangan politik.

Mukhlis Basri Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting Desa Marga Agung
Anggota DPR RI Mukhlis Basri.

Jakarta, Gesuri.id - Senior PDI Perjuangan yang kini duduk sebagai Anggota DPR RI Mukhlis Basri mendapat penugasan partai menjadi Ketua Ranting Desa Marga Agung, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan. Sebuah langkah yang tak lazim bagi politisi yang telah berada di level nasional.

Penugasan tersebut terungkap dalam Musyawarah Ranting (Musran) Kecamatan Jatiagung yang digelar di Jatiagung Agro Park, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan itu menjadi musran tingkat kecamatan pertama yang digelar PDI Perjuangan di Provinsi Lampung tahun ini.

Di hadapan kader dan pengurus partai, Mukhlis menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan utama dalam perjuangan politik.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar 

“Pengabdian partai itu di mana saja. Saya ini sudah DPR RI, tapi jabatan bukan segalanya. Yang paling penting adalah loyalitas dan kerja nyata untuk membesarkan partai,” tegasnya.

Ia mengaku menerima penugasan tersebut sebagai bentuk komitmen ideologis kepada partai yang telah membesarkan namanya sejak dari bawah.

“Saya ingin memberi contoh bahwa struktur partai itu harus kuat sampai tingkat ranting. Justru dari desa inilah kekuatan partai dibangun. Kalau ranting kokoh, maka kemenangan bukan hal yang sulit,” ujarnya.

Mukhlis juga menekankan pentingnya soliditas seluruh elemen partai, mulai dari pengurus ranting, pimpinan anak cabang, hingga kader di legislatif dan eksekutif.

“Kita ini partai besar. Harus kompak, harus gotong royong, dan harus tegak lurus dengan arahan ketua umum. Kalau semua bergerak bersama, Lampung Selatan akan tetap menjadi basis kuat PDIP,” katanya.

Langkah Mukhlis turun langsung memimpin ranting dinilai sebagai simbol bahwa perjuangan politik tidak mengenal strata. Dari Senayan kembali ke desa, ia seolah ingin mengingatkan bahwa kekuatan partai sejati lahir dari akar rumput.

“Saya ingin terus turun, menyapa kader, memastikan mesin partai hidup. Pengabdian itu bukan soal posisi, tapi soal hati,” pungkasnya.

Baca: Ganjar Pranowo Bongkar Akar Sistemik Korupsi

Dirintis dari Bawah

Turunnya Mukhlis ke tingkat ranting bukan tanpa jejak sejarah. Karier politiknya di PDIP memang ditempa dari level paling bawah.

Tahun 1987, ia memulai sebagai Komisaris Desa (kini Ketua Ranting) PDI Perjuangan Sinarjaya. Kariernya berlanjut menjadi Komisaris Kecamatan (kini Ketua PAC) PDI Perjuagan Sumberjaya. Pada 2000–2015, ia menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat.

Tahun 2015–2019, Mukhlis dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Dewan Kehormatan DPD PDI Perjuangan Lampung. Lalu periode 2019–2024, ia mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Baguna PDI Perjuangan Pusat.

Kini, di bawah kepemimpinan putri sulungnya, Lesty Putri Utami, ia kembali ke akar perjuangan sebagai Ketua Ranting Desa Marga Agung.

Langkah itu menjadi simbol bahwa di PDI Perjuangan, struktur partai adalah jantung perjuangan. Dari Senayan kembali ke desa, Mukhlis Basri seakan menegaskan satu pesan: loyalitas dan pengabdian lebih tinggi nilainya daripada sekadar jabatan.

Quote