Timika, Gesuri.id - Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Yoseph Temorubun, SH, mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Konferensi Kota Toleransi (KKT) Nasional II yang akan digelar di Timika pada 14–17 November 2026 mendatang.
Ajakan tersebut merupakan bentuk dukungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika terhadap Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menyukseskan agenda nasional yang mengusung semangat toleransi, persatuan, dan keberagaman.
“Konferensi ini menunjukkan bahwa Mimika adalah rumah bagi semua orang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk kader dan simpatisan PDI Perjuangan, harus bersama-sama mendukung pemerintah daerah agar kegiatan ini berjalan sukses,” ujar Yoseph, Kamis (5/11/2026).
Menurut Yoseph, penyelenggaraan KKT Nasional II menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Mimika merupakan daerah yang terbuka dan inklusif. Keberagaman suku, agama, ras, dan golongan yang ada di Mimika harus menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia menilai, Mimika memiliki potensi besar menjadi miniatur Indonesia sekaligus model kota toleransi yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam merawat keberagaman dan memperkuat persatuan.
Yoseph menegaskan, keberhasilan membangun toleransi tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta membangun hubungan sosial yang harmonis antarumat beragama.
Karena itu, ia berharap KKT Nasional II dapat menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persaudaraan dan menciptakan kehidupan masyarakat Mimika yang damai di tengah keberagaman.
Selain memperkuat nilai toleransi dan persatuan, Yoseph juga menyoroti potensi dampak ekonomi dari penyelenggaraan KKT Nasional II, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia merupakan peluang strategis bagi pelaku UMKM Mimika untuk memperkenalkan produk-produk unggulan, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan pendapatan usaha.
Ia pun mendorong agar momentum konferensi tersebut dimanfaatkan secara optimal dengan melibatkan pelaku UMKM lokal sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
DPC PDI Perjuangan Mimika berharap KKT Nasional II tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meninggalkan dampak positif bagi kehidupan sosial dan perekonomian daerah.
“Harapan kami, konferensi ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan, merawat keberagaman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mimika,” pungkasnya.

















































































