Ikuti Kami

Sasar Gen Z, PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Sukses Garap Kuota Muda di Musancab

Langkah progresif diambil DPC Kabupaten Mojokerto dalam melakukan rekrutmen.

Sasar Gen Z, PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Sukses Garap Kuota Muda di Musancab
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Ida Bagus Nugroho.

Surabaya, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menuntaskan gelaran Musyawarah Antar Cabang (Musancab) di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jumat (10/4). 

Momentum ini menjadi catatan penting bagi partai, menyusul keberhasilan pemenuhan target keterlibatan anak muda dan perempuan dalam struktur kepengurusan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Ida Bagus Nugroho, mengungkapkan bahwa kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Mojokerto kini telah memenuhi target DPP, yakni minimal 20 persen kader berusia di bawah 35 tahun serta keterwakilan perempuan yang signifikan.

Baca: Ganjar: Saya Tidak Bisa Asal Janji yang Nanti Tak Bisa Dilaksanakan

Langkah progresif diambil DPC Kabupaten Mojokerto dalam melakukan rekrutmen. Dengan memanfaatkan platform media sosial TikTok, antusiasme masyarakat—terutama generasi muda—meledak di luar ekspektasi.

"Saat kami buka pendaftaran melalui TikTok, dalam sekejap terpantau sekitar 200 ribu peminat. Potensi besar ini harus kami wadahi; kalau tidak sekarang, kapan lagi?" ujar Ida Bagus.

Melalui proses penyaringan yang ketat, terpilihlah kader-kader muda potensial, dengan usia termuda menginjak 28 tahun. 

Ida Bagus memastikan bahwa para kader muda ini bukan sekadar pengisi kuota, melainkan sosok yang memiliki jiwa Soekarnois dan militansi kuat untuk mendukung perjuangan partai.

Ida Bagus menegaskan bahwa keterlibatan anak muda ini akan dimaksimalkan di berbagai lini strategis, mulai dari pembentukan badan partai, sayap organisasi, hingga pelaksanaan program-program kerja DPC.

"Kami tidak asal 'comot' untuk pengurus partai. Setelah proses konsolidasi ini tuntas, kami akan membentuk badan dan sayap yang secara aktif melibatkan kader muda," imbuhnya.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Meski sempat muncul kekhawatiran dari kader senior mengenai potensi pergeseran peran, Ida Bagus berhasil memberikan pemahaman bahwa kehadiran darah muda adalah untuk memperkuat mesin partai, bukan menyingkirkan peran para pendahulu.

Ia optimis kolaborasi lintas generasi ini akan menjadi bahan bakar segar dalam mematangkan strategi menyongsong Pemilu 2029.

"Kami beri pemahaman bahwa kehadiran anak muda ini justru memberi semangat baru bagi para senior karena mereka dibantu oleh tenaga-tenaga segar. Ini adalah sinergi untuk menggenjot kinerja partai secara keseluruhan," pungkasnya.

Quote