Malang, Gesuri.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang menuntaskan seluruh rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar secara serentak di lima kecamatan, Minggu (26/7).
Konsolidasi di tingkat akar rumput ini menjadi langkah strategis partai berlambang banteng moncong putih tersebut untuk melancarkan regenerasi kepemimpinan.
Musran yang digelar maraton dalam satu hari tersebut terbagi dalam beberapa sesi, dimulai dari Kecamatan Klojen dan Blimbing, berlanjut ke Lowokwaru dan Kedungkandang, lalu ditutup di Kecamatan Sukun.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirradhuhita, menyebutkan bahwa agenda ini melibatkan lebih dari 2.000 kader di tingkat ranting.
“Alhamdulillah, seluruh agenda Musran hari ini selesai dengan lancar dan tertib sesuai mekanisme organisasi,” ujar Amithya.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Menariknya, hasil Musran kali ini melampaui target aturan internal partai terkait keterwakilan kelompok rentan dan anak muda. Dari standar minimal 30 persen perempuan dan 20 persen Generasi Z (Gen Z), keterlibatan mereka di lapangan justru melonjak signifikan.
“Dalam satu kepengurusan ranting yang berisi sembilan orang, rata-rata diisi oleh empat kader Gen Z dan tiga kader perempuan. Ini membuktikan regenerasi di tubuh partai berjalan sangat baik,” jelasnya.
Amithya berpesan agar kepengurusan baru yang terbentuk tidak terjebak dalam dinamika internal, melainkan langsung terjun menjawab persoalan masyarakat.

















































































