Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata, Wiryanti Sukamdani, menghadiri peresmian Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Konawe, Sabtu (11/4).
Wiryanti menegaskan bahwa keberadaan kantor DPC harus dimaknai lebih dari sekadar simbol organisasi. Ia menekankan pentingnya menjadikan kantor partai sebagai ruang perjuangan yang hidup dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kader partai dituntut untuk aktif turun langsung ke lapangan, mendengar, serta memahami persoalan yang dihadapi warga. “Di sinilah kita harus bisa menangis dan tertawa bersama rakyat. Kader harus hadir dan merespons kebutuhan yang ada,” ujarnya.
Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi
Ia berharap kantor DPC PDI Perjuangan Konawe dapat berfungsi sebagai pusat penyaluran aspirasi, baik dalam bentuk keluhan, usulan, maupun gagasan yang kemudian diperjuangkan melalui jalur politik.
Dalam kesempatan tersebut, Wiryanti juga menyoroti kondisi ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat, terutama terkait kenaikan harga kebutuhan pokok. Ia mengingatkan adanya potensi krisis pangan yang ditandai dengan meningkatnya harga sejumlah komoditas.
“Harga beras dan cabai mengalami kenaikan. Ke depan, ada kemungkinan komoditas lain ikut terdampak. Ini perlu diantisipasi bersama,” katanya.
Selain itu, ia turut menyinggung dampak krisis global, termasuk persoalan energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah, serta ancaman krisis air bersih yang mulai dirasakan di berbagai daerah.
Wiryanti juga menekankan pentingnya perlindungan sosial melalui kepesertaan aktif dalam program BPJS Kesehatan. Ia mengingatkan agar masyarakat memastikan status kepesertaan tetap aktif sehingga layanan kesehatan dapat diakses kapan saja, termasuk di luar daerah.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk memastikan akses jaminan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Wiryanti mengajak kaum ibu untuk berperan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang sederhana, terjangkau, namun tetap bergizi. Pola konsumsi yang sehat dan efisien dinilai menjadi salah satu langkah menghadapi tekanan ekonomi.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
“Kita tidak harus memasak yang rumit. Cukup makanan sederhana seperti jagung, singkong, pisang, atau lauk yang diolah dengan cara direbus dan dikukus. Yang penting sehat dan hemat,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mencegah stunting pada anak. Pemenuhan gizi sejak dini dinilai menjadi faktor utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama, sejalan dengan arahan pimpinan partai agar generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.

















































































