Ikuti Kami

Angga Aditya Nugraha Dorong Perusahaan Perkebunan Ikut Bentuk dan Bina Masyarakat Peduli Api

"Untuk pembinaan dari perusahaan itu yang pasti positif. Mengingat kawasan Kotim ini masih banyak kawasan hutan."

Angga Aditya Nugraha Dorong Perusahaan Perkebunan Ikut Bentuk dan Bina Masyarakat Peduli Api
Masyarakat Peduli Api (MPA).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Angga Aditya Nugraha mendorong perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Kotim untuk turut membentuk dan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Untuk pembinaan dari perusahaan itu yang pasti positif. Mengingat kawasan Kotim ini masih banyak kawasan hutan dan saya sering mendapat laporan bahwa terjadi kebakaran, baik di tengah hutan maupun di tepi-tepi jalan raya," ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Angga menilai keterlibatan perusahaan sangat diperlukan mengingat luasnya wilayah Kotim yang masih memiliki kawasan hutan serta potensi terjadinya kebakaran di berbagai lokasi. Menurutnya, keberadaan MPA dapat menjadi kekuatan tambahan bagi petugas dalam melakukan penanganan awal ketika kebakaran terjadi.

Selain mendorong pembentukan MPA, Angga juga mengapresiasi sejumlah perusahaan yang telah memberikan dukungan dalam upaya pemadaman karhutla di sekitar wilayah operasionalnya.

"Kami mengapresiasi pihak perusahaan yang telah membentuk satuan untuk melakukan tindakan pemadaman api untuk karhutla," katanya.

Ketua Komisi I DPRD Kotim tersebut berharap kepedulian terhadap penanganan karhutla tidak hanya datang dari perusahaan, tetapi juga tumbuh di tengah masyarakat. Ia mendorong masyarakat membentuk kelompok yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan siap membantu melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

Terkait kontribusi perusahaan selama penanganan karhutla, Angga menyebut sejauh ini peran yang diberikan sudah cukup baik. Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan akomodasi bagi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Sementara ini yang saya tahu lumayan cukup baik. Dari mereka ada memberikan sedikit bantuan akomodasi, khususnya untuk wilayah lingkup dekat mereka, kepada pihak BPBD maupun masyarakat sekitar," jelasnya.

Menurut Angga, pembentukan dan pembinaan MPA oleh perusahaan dapat menjadi contoh yang baik bagi perusahaan lainnya. Semakin banyak pihak yang memiliki kesiapan dan kepedulian terhadap karhutla, maka semakin kuat pula upaya bersama dalam mencegah dan menangani kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Quote