Ikuti Kami

Ansari Tekankan Nilai Al-Qur’an Jadi Aksi Sosial dalam Tadarus PDI Perjuangan 

Ramadan harus dimaknai lebih dari aktivitas simbolik.

Ansari Tekankan Nilai Al-Qur’an Jadi Aksi Sosial dalam Tadarus PDI Perjuangan 
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura Raya, Hj. Ansari.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura Raya, Hj. Ansari, mengapresiasi kegiatan tadarus dan khotmil Al-Qur’an yang digelar DPC PDI Perjuangan Pamekasan selama Ramadan 1447 H.

Khotmil Qur’an yang dirangkai buka puasa bersama itu berlangsung di Graha Bung Karno, aula kantor DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Minggu (1/3/2026) pukul 15.30 WIB. Sejumlah pengurus dan kader hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak hari pertama Ramadan.

Ansari menilai, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya memperkuat spiritualitas sekaligus kepedulian sosial kader partai di tengah masyarakat.

Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji

“Saya mengapresiasi konsistensi tadarus ini. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu diwujudkan dalam sikap peduli dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Ramadan harus dimaknai lebih dari aktivitas simbolik. Semangat ajaran Al-Qur’an, kata dia, semestinya tercermin dalam kerja nyata, khususnya bagi warga yang membutuhkan di Pamekasan dan Madura Raya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, mengatakan tadarus dan khotmil Qur’an akan terus berlanjut hingga menjelang Idulfitri. Program itu menjadi bagian dari penguatan internal sekaligus komitmen sosial partai.

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorups

“Kami mulai sejak awal Ramadan dan insyaallah berlanjut sampai mendekati lebaran. Ini ikhtiar sederhana agar Ramadan benar-benar terasa di internal partai,” ujarnya.

Selain tadarus, DPC juga menyiapkan pembagian takjil gratis, paket sembako, dan santunan anak yatim bagi warga kurang mampu. Program tersebut diharapkan memberi dampak langsung di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Ramadan adalah momentum berbagi. Kami ingin kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Quote