Ikuti Kami

Banteng Kebayoran Baru Gelar Aksi Sosial & Bagi Sembako 

"Kami berinisiatif mau membantu warga tersebut dengan semampu kami. Ada vitamin ada berupa sembako ada obat imun buat kekebalan tubuh".

Banteng Kebayoran Baru Gelar Aksi Sosial & Bagi Sembako 
PAC PDI Perjuangan Kebayoran Baru pada Kamis (28/1) menggelar kegiatan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di wilayah tersebut. (Foto: Istimewa) 

Jakarta, Gesuri.id - PAC PDI Perjuangan Kebayoran Baru pada Kamis (28/1) menggelar kegiatan sosial bagi warga terdampak Covid-19 di wilayah tersebut. 

Tak hanya itu, para kader banteng itu juga membagikan sembako dan vitamin serta obat-obatan bagi kekebalan tubuh masyarakat.

Baca: Gilbert Ingatkan Pemprov DKI Peduli Tenaga Kesehatan

"Ini kegiatan sosial saat kami sedang ada warga yang menyampaikan ke kami bahwa ada di wilayah ini yang kena covid beberapa keluarga, lalu kami berinisiatif mau membantu warga tersebut dengan semampu kami. Ada vitamin ada berupa sembako ada obat imun buat kekebalan tubuh," ujar Ketua PAC PDI Perjuangan Kebayoran Baru, Nuraini, kepada Gesuri, Kamis (28/1). 

Menurutnya, bahkan sebelum pandemi Covid-19, PDI perjuangan telah menggelar bakti sosial serupa.

"Selalu ada kegiatan meskipun tidak cuma bagi sembako, tapi kegiatan kerja bakti, donor darah seperti itu, kita selalu mengadakan kegiatan seperti ini," ia menjelaskan.

"Jadi kegiatan ini berkesinambungan sebelum ada covid pun...," lanjutnya.

Terkait kasus Covid yang saat ini tengah naik di DKI Jakarta, Nuraini mencatat di wilayah Gandaria Utara memang masih merupakan zona merah dan agak banyak yang terpapar Covid. 

"Di beberapa RW, satu RT saja yang terpapar banyak. Kalau saya liat Gandaria Utara memang penduduknya terlalu banyak dan padat," ungkapnya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar setiap warga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, jangan berkerumun, dan selalu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. 

Baca: Vaksinasi Berhasil, Kunci Perangi Kecepatan Mutasi Virus 

Sementara itu, Lita Ambarwati selaku Ketua PKK RW 014 yang juga anggota gugus depan Covid-19 Divisi Kesehatan mengatakan kegiatan tersebut telah berlangsung saat Covid masuk di Bulan Maret 2020. 

"Kasus Covid mulai meningkat akhir Desember, yang meninggal ada 9 orang. Di tahun ini belum ada masuk laporan, yang OTG sudah banyak yang sembuh, dan yang ODG juga baru beberapa. Untuk lingkungan se-Jakarta Selatan dikirim ke RSUD Jakarta Selatan," jelasnya.

 

Kontributor: Maria Conny.

Quote