Ikuti Kami

Benhur Wattubun Tekankan Spirit Kemanusiaan dan Kebersamaan

Perayaan Natal bersama ini menjadi sumber spirit dalam menjalankan tugas-tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Benhur Wattubun Tekankan Spirit Kemanusiaan dan Kebersamaan
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Wattubun.

Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku menggelar Perayaan Natal bersama sebagai upaya mempererat kebersamaan dan merajut tali persaudaraan antar pengurus serta kader partai.

Kegiatan yang diinisiasi melalui Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa itu berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Selasa (6/1).

Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Wattubun, mengatakan perayaan Natal bersama ini menjadi sumber spirit dalam menjalankan tugas-tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya kira ini spirit dalam tugas-tugas kami ke depan, dan semoga Tuhan memberkati PDI Perjuangan dalam setiap agenda-agenda politik yang dijalani,” ujar Wattubun. 

Wattubun yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Maluku menegaskan, nilai-nilai Natal harus menjadi penguat moral dan etika kader dalam menjalankan peran politik di tengah masyarakat.

Wattubun mengungkapkan, sejak dilantik sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, dirinya telah memimpin lima kali rapat pleno untuk menegaskan tugas dan tanggung jawab organisasi.

“Salah satu agenda penting adalah rapat kerja daerah (Rakerda) yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 13 Januari mendatang,” jelasnya. 

Ia menambahkan, setelah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), jajaran pengurus tidak langsung kembali ke daerah, melainkan dilanjutkan dengan Rakerda.

“Setelah Rakernas, kita langsung melaksanakan Rakerda untuk menetapkan program kerja PDI Perjuangan ke depan,” ujar Wattubun.

Baca: Kisah Keluarga Ganjar Pranowo Jadi Inspiratif Banyak Pihak

Menurut Wattubun, tema Natal yang diusung tahun ini, “Allah Menyelamatkan Keluarga Kita”, memberikan refleksi mendalam bagi PDI Perjuangan untuk menghadirkan politik yang berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Tema ini memberi motivasi bagi kami untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang bukan hanya untuk kepentingan politik partai, tetapi juga kepentingan kemanusiaan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa makna “keluarga” dalam konteks tersebut tidak semata keluarga inti, melainkan juga keluarga besar bangsa Indonesia.

“Masih ada saudara-saudara kita yang tidak mengalami situasi aman dan nyaman. Ada yang terdampak bencana, penggusuran lahan, eksploitasi pertambangan, hingga intimidasi terhadap hak-hak masyarakat yang termarginalkan. Ini menjadi catatan refleksi kami di tahun 2025 dan memantapkan langkah ke 2026,” terang Wattubun.

Quote