Ikuti Kami

Dukung Petani Toba, Rapidin Simbolon Salurkan Traktor dan Pompa Air untuk Pomparan Sonak Malela

Rapidin Simbolon mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kerja-kerja kerakyatan melalui jalur aspirasi. 

Dukung Petani Toba, Rapidin Simbolon Salurkan Traktor dan Pompa Air untuk Pomparan Sonak Malela
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, M.M.

Balige, Gesuri.id — Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, menyalurkan bantuan sarana pertanian berupa satu unit traktor besar dan tiga unit mesin pompa air merek Kubota kepada pomparan (keturunan) Sonak Malela di Kabupaten Toba.

Penyerahan bantuan berlangsung meriah di Lapangan Tugu Raja Bona ni Onan Pardede, Balige, Jumat (6/11).

Dalam kunjungan tersebut, Rapidin hadir didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumut Sorta Ertaty Siahaan, Wakil Bupati Toba periode 2020–2024 Tonny Simanjuntak, serta tokoh pemuda Kabupaten Toba Sugeng Siahaan. 

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh para penetua dan perwakilan empat marga yang tergabung dalam punguan Sonak Malela, yakni Pardede, Napitupulu, Marpaung, dan Simangunsong.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar 

Penyambutan diwarnai dengan prosesi adat Batak. Ketua Umum Punguan Sonak Malela, Ir. Tengku Idris Pardede, memimpin pemberian beras sipir ni tondi sebagai simbol doa. Selain itu, Rapidin dan Sorta turut menerima ulos dari para penetua sebagai bentuk ungkapan syukur dan harapan agar keduanya senantiasa diberi kelancaran dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Di hadapan para undangan, Tengku Idris Pardede menceritakan proses panjang di balik pengadaan alat pertanian tersebut. Berawal dari keluh kesah pengurus Sonak Malela terkait kebutuhan alat berat untuk mengolah lahan, Sorta Ertaty Siahaan dan Rapidin Simbolon langsung mengarahkan agar warga segera menyusun proposal resmi.

Kini, usulan tersebut membuahkan hasil nyata. Traktor berukuran besar itu diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian anggota punguan maupun kelompok tani lainnya di Kabupaten Toba.

"Pak Rapidin sudah lama kami kenal. Ketika kami mengusulkan traktor, beliau menyambutnya dengan antusias. Ibu Sorta, namboru kami, bersama amang boru Pak Rapidin, mengarahkan kami membuat proposal," ujar Tengku Idris.

Ia juga mengenang keberhasilan bantuan benih jagung varietas P-32 yang sebelumnya disalurkan Rapidin. Menurutnya, hasil panen jagung tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan rumah tangga, melainkan turut membantu biaya pendidikan anak-anak petani.

"Jagung yang diberikan sudah dipanen dan hasilnya menjadi uang untuk sekolah anak," tambahnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Sorta Ertaty Siahaan menegaskan bahwa masa baktinya bersama Rapidin masih panjang hingga 2029. Ia bertekad untuk terus tancap gas memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok tani di Kabupaten Toba.

"Tahun 2029 masih lama. Kami akan terus tancap gas sebagai bukti kepedulian dan komitmen kepada Sonak Malela," tegas Sorta.

Sementara itu, Rapidin Simbolon mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kerja-kerja kerakyatan melalui jalur aspirasi. 

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Meskipun saat ini bertugas sebagai anggota Komisi XIII DPR RI yang tidak secara khusus membidangi sektor pertanian, ia memastikan bahwa setiap keluhan warga akan tetap diperjuangkan melalui komunikasi dan koordinasi lintas komisi.

"Saya harus memperjuangkan ini untuk Bapak dan Ibu, amang dan inang. Kami akan terus berupaya membawa apa yang bisa diperjuangkan untuk masyarakat, khususnya Sonak Malela dan kelompok tani di Toba," ujar Rapidin.

Rapidin berpesan agar bantuan traktor dan mesin pompa air ini dapat dikelola dan dimanfaatkan secara bersama-sama serta merata. Ia mencatat, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah wilayah lain, seperti Parlilitan (Humbang Hasundutan), Borbor (Toba), Tapanuli Utara, dan Samosir, sebagai bagian dari komitmennya mendampingi petani kecil.

Menjelang akhir acara, rangkaian kegiatan ditutup kembali dengan doa bersama serta penyerahan sipir ni tondi dan sirih oleh para penetua kepada Rapidin dan Sorta.

Quote