Ikuti Kami

Haryanto Ajak Masyarakat Ingat Kembali Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Landasan Moral dan Ideologis

Landasan moral dan ideologis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia untuk memperkuat persatuan, ketahanan, karakter bangsa.

Haryanto Ajak Masyarakat Ingat Kembali Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Landasan Moral dan Ideologis
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Haryanto, lakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Raci Kecamatan Batangan, Selasa (17/2/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Haryanto, menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Raci Kecamatan Batangan, dikutip Kamis (19/2/2026).

Haryanto mengajak masyarakat mengingat kembali nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan moral dan ideologis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia untuk memperkuat persatuan, ketahanan, dan karakter bangsa di tengah keberagaman.

“Tentu sebagai anggota MPR RI saya berkewajiban memberikan sosialisasi serta mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 konstitusi, NKRI adalah bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Haryanto

Tak hanya sebagai dasar negara saja, Haryanto menyebut Pancasila merupakan perwujudan pemersatu bangsa yang dilambangkan melalui 5 sila.

“Jika benar-benar ditanamkan dalam jiwa dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, maka Pancasila ini bukan sekedar lambang, tapi juga menjadi panduan utama dalam membangun karakter bangsa,” tegasnya.

Kegiatan sosialsisasi ini dilaksanakan dalam 2 sesi, yakni pada siang hari para peserta datang dari berbagai desa di Batangan. Antara lain, Desa Gajahkumpul, Desa Raci, Desa Ngening, Desa Tlogomojo serta Desa Ketitangwetan.

Untuk sesi kedua akan dilaksanakan pada malam hari.

Haryanto berharap sosialisasi empat pilar ini memiliki manfaat bagi masyarakat utamanya dalam menjaga kerukunan bermasyarakat.

“Tentunya melalui Empat Pilar ini kita akan kokoh, kokoh dalam persatuan dan kesatuan dalam menjaga bangsa Indonesia tercinta ini. Sehingga tidak mudah terpecah belah hanya karena perbedaan,” pungkasnya.

Quote