Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Jamaluddin Idham menyalurkan bantuan pompa air kepada lima kelompok tani di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan sarana pertanian sekaligus memperkuat produktivitas petani di daerah pemilihannya.
“Bantuan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para petani, terutama dalam memenuhi kebutuhan pengairan lahan. Dengan dukungan sarana yang memadai, petani dapat lebih mudah mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Jamaluddin Idham, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Lima kelompok tani penerima bantuan tersebut berada di Kecamatan Sawang dan Kecamatan Labuhan Haji Barat. Penyaluran bantuan dilakukan kepada Kelompok Pala Naguna di Desa Ujung Karang dan Kelompok Bahagia Sejahtera di Desa Padang Luas.
Selain dua kelompok tersebut, Jamaluddin Idham melalui pokok-pokok pikiran (pokir) di Senayan juga menyalurkan bantuan mesin limpa wir kepada sejumlah kelompok tani lainnya di Kecamatan Labuhan Haji Barat.
Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Sumber Daya Tani di Lhok Pawoh, Kelompok Muraja 88 di Desa Mutiara, serta Kelompok Wanita Tani Bunga Mawar di Desa Keumumu.
Jamaluddin mengatakan, bantuan sarana pertanian tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pertanian di Kabupaten Aceh Selatan. Menurutnya, ketersediaan fasilitas pendukung menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat.
Ia berharap bantuan pompa air dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan. Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting bagi petani dalam mengelola lahan, terutama untuk mendukung kegiatan budidaya tanaman.
Selain membantu kebutuhan pengairan, keberadaan sarana pertanian juga diharapkan dapat meringankan beban petani dalam menjalankan aktivitas produksi. Dengan fasilitas yang tersedia secara lebih memadai, petani dapat mengelola lahan secara lebih efektif sesuai dengan kebutuhan kelompok masing-masing.
Ketua PDI Perjuangan Aceh tersebut menambahkan, aspirasi dan kebutuhan kelompok tani di berbagai wilayah akan terus menjadi perhatian dalam upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.
“Kami akan terus berupaya mendorong dukungan terhadap petani.
Pertanian bukan hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menyangkut penghidupan dan masa depan ekonomi masyarakat di pedesaan,” ujarnya.
Menurut Jamaluddin, penguatan sektor pertanian perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di tingkat lapangan. Dukungan terhadap petani tidak hanya berupa bantuan sarana produksi, tetapi juga perlu diarahkan untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan mereka meningkatkan produktivitas dan mengembangkan kegiatan ekonomi.
Penyaluran bantuan kepada kelompok tani di Aceh Selatan juga menjadi bagian dari upaya menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Melalui pokir sebagai anggota DPR RI, Jamaluddin berupaya mendorong dukungan terhadap kebutuhan kelompok tani sesuai dengan program dan mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Kelompok Wanita Tani Bunga Mawar, Raibah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Jamaluddin Idham. Menurutnya, pompa air tersebut menjadi sarana yang dibutuhkan anggota kelompok untuk menunjang kegiatan pertanian.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Pompa air ini sangat dibutuhkan oleh anggota kelompok karena akan memudahkan kami dalam mengairi lahan pertanian," ucap Raibah.
Raibah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh anggota kelompok untuk mendukung aktivitas pertanian. Menurutnya, keberadaan sarana pengairan akan membantu petani dalam mengelola lahan dan menjalankan kegiatan budidaya.
Bantuan pompa air dan mesin limpa wir yang disalurkan kepada kelompok tani di Aceh Selatan diharapkan dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi para penerima. Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sarana pertanian masyarakat di daerah.

















































































