Nabire, Gesuri.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah membangun asrama SMA Negeri 1 Ilaga di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di wilayah pegunungan.
Gubernur Papua Tengah yang juga politisi PDI Perjuangan Meki Frits Nawipa menjelaskan, pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari penguatan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) serta sistem pendidikan berpola asrama.
“Hari ini kita letakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah berpola asrama guna menekan angka putus sekolah sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Puncak,” ujar Gubernur di Ilaga, Senin (28/9/2026).
Ia menuturkan, keberadaan asrama ini akan memfasilitasi anak-anak dari daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses untuk tinggal dan bersekolah secara teratur di Ilaga.
Pemerintah menargetkan siswa dari wilayah Beoga, Pogoma, Kembru, dan sekitarnya bisa tertampung dan melanjutkan pendidikan di fasilitas tersebut.
“Kita bangun asrama ini. Kita bawa dari Beoga, kita bawa dari Pogoma, kita bawa dari Kembru untuk sekolah di sini,” tambahnya.
Menurut Gubernur, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan fondasi utama dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Tengah yang berkualitas.

















































































