Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau perkembangan usaha budidaya ikan lele dan peternakan ayam petelur di Kabupaten Aceh Barat, Minggu (18/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diperjuangkan melalui aspirasi masyarakat dimanfaatkan secara optimal dan berkembang menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan perekonomian warga.
“Kunjungan kita hari ini untuk melihat langsung perkembangan bantuan yang telah kita perjuangkan dan usulkan melalui aspirasi masyarakat. Kita ingin memastikan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, berkembang menjadi usaha produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Jamaluddin, dikutip Senin (19/10/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 30.000 bibit ikan lele untuk dua kelompok pembudidaya dengan sistem bioflok serta 600 ekor ayam petelur bagi kelompok masyarakat. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Aceh Barat.
Lokasi pertama yang dikunjungi Jamaluddin adalah usaha budidaya ikan lele di Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan. Sebanyak 15.000 bibit lele jenis Sangkuriang telah ditebar di kolam terpal yang dikelola kelompok masyarakat bersama BUMDes Kuta Padang Mandiri.
Keuchik Kuta Padang, Safrizal, mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap usaha budidaya ikan lele dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Selanjutnya, Jamaluddin meninjau peternakan ayam petelur milik Kelompok Udep Beusaree di Gampong Simpang, Kecamatan Kaway XVI.
Ketua Kelompok Udep Beusaree, Adi Khairudin, mengatakan ayam yang dibudidayakan telah memasuki masa produksi. Namun, jumlah telur yang dihasilkan masih terbatas karena usaha peternakan tersebut relatif baru dikembangkan.
Ia berharap produksi telur terus meningkat sehingga peternakan ayam petelur tersebut dapat menjadi sumber pendapatan bagi anggota kelompok.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke kelompok budidaya ikan lele Tgk. Chik Gunong Kuta di Gampong Pasie Aceh Tunong, Kecamatan Meureubo. Di lokasi tersebut, Jamaluddin melihat langsung perkembangan usaha sekaligus bersilaturahmi dengan kelompok penerima bantuan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh itu menegaskan bahwa penyaluran bantuan perlu disertai pemantauan secara berkala. Dengan demikian, berbagai kendala yang dihadapi kelompok penerima bantuan dapat diketahui dan dicarikan solusi agar usaha yang dijalankan terus berkembang.
Menurut Jamaluddin, keberhasilan program bantuan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan kelompok penerima dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Ia berharap usaha budidaya ikan lele dan peternakan ayam petelur di Aceh Barat dapat semakin berkembang, memperkuat ekonomi masyarakat, serta membuka peluang tambahan pendapatan bagi warga.

















































































