Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan masa reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk memperkuat gotong royong bersama rakyat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
DPR RI resmi menutup Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 dan memasuki masa reses pada 20 Februari hingga 9 Maret 2026.
“Saatnya kita memasuki masa reses untuk menyapa, mendengar, dan menyerap aspirasi rakyat serta menyampaikan kepada rakyat tugas-tugas konstitusional yang telah dilaksanakan oleh DPR RI,” kata Puan dalam Pidato Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan, masa reses dimanfaatkan anggota DPR untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai capaian kinerja lembaga legislatif.
Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan yang erat antara DPR dan konstituen.
“Atas nama pimpinan DPR RI, saya mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia mulai tanggal 20 Februari 2026 sampai dengan 9 Maret 2026, DPR RI memasuki masa reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026,” ucapnya.
Puan juga mengajak seluruh anggota DPR RI menjadikan masa reses sebagai sarana mempersatukan masyarakat melalui semangat gotong royong dalam membangun Indonesia di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ia turut menyampaikan ucapan kepada seluruh anggota DPR RI dan masyarakat Indonesia yang akan menjalankan ibadah puasa. Momentum reses dan Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam pembangunan nasional.
“Saya atas nama pimpinan DPR RI mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh anggota DPR RI dan rakyat Indonesia. Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

















































































