Ikuti Kami

Robi Barus Dicurhati Warga Medan Petisah Soal Keamanan dan Bansos

Robi Barus meminta pihak kelurahan untuk segera memperhatikan kondisi keamanan lingkungan & mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkunga

Robi Barus Dicurhati Warga Medan Petisah Soal Keamanan dan Bansos
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus saat menggelar Reses di Jalan Gatot Subroto, Kel Sei Putih Timur II, Medan Petisah, Sabtu (21/2/2026) siang - Foto: Markus Pasaribu/Sumut

Medan, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, menerima berbagai keluhan warga saat menggelar Reses V Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Jalan Gatot Subroto No.200, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (21/2/2026).

"Saya minta Siskamling ini harus diaktifkan lagi, jangan sampai aksi maling ini meningkat lagi. Tapi nanti semua warga harus berperan aktif di program Siskamling ini, sebab sebenarnya masalah Kamtibmas itu merupakan tanggungjawab kita bersama," tegas Robi.

Dalam kegiatan reses tersebut, sejumlah warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keamanan lingkungan, bantuan sosial, hingga pelayanan kesehatan. Salah satu keluhan datang dari Sugeng, warga Jalan Pasundan, Kecamatan Medan Petisah, yang menyoroti maraknya aksi pencurian di lingkungannya.

"Kemudian lampu-lampu jalan yang mati, itu tolong lah dihidupkan lagi. Banyak kali maling di tempat kami itu pak, semua dicuri maling, sampai pagar besi pun lenyap diangkut maling," kata Sugeng pada kesempatan yang turut dihadiri Lurah Sei Putih Timur II, Arizona Siregar, perwakilan Dinas Perhubungan Medan, Yuliana Harahap, perwakilan Dinas Sosial Medan, Linda Silalahi dan Dona Panjaitan, perwakilan Dinas SDABMBK Medan, Doli Siagian, dan perwakilan Dinas Kesehatan Medan, dr Ronald.

Menanggapi keluhan tersebut, Robi Barus meminta pihak kelurahan untuk segera memperhatikan kondisi keamanan lingkungan dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap wilayah.

Selain persoalan keamanan, Sugeng juga mengeluhkan bantuan sosial yang dinilainya tidak tepat sasaran. Ia mengaku bekerja sebagai penarik becak dan merasa layak menerima bantuan, namun hingga kini belum pernah mendapatkannya.

"Anehnya saya seringkali mengantarkan penumpang untuk mengambil bansos, tetapi saya sendiri tidak pernah dapat bansos, sementara penumpang yang saya antar untuk ambil bansos itu ekonominya jauh di atas saya. Saya sudah berkali-kali mengajukan ke kepling supaya saya dapat bansos, tapi sampai hari ini hasilnya nol," keluhnya.

Terkait hal tersebut, perwakilan Dinas Sosial Medan, Linda Silalahi, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus melakukan graduasi bagi penerima bantuan. Nantinya, warga yang sudah tidak layak menerima bantuan akan dikeluarkan dari daftar penerima.

Robi Barus pun meminta Dinsos Medan untuk melibatkan seluruh kepala lingkungan dalam proses pendataan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

"Kepling ini harus dilibatkan, karena mereka yang tahu mana warganya yang mampu dan mana warganya yang tidak mampu," kata Robi Barus yang duduk sebagai Anggota Komisi I DPRD Kota Medan itu.

Keluhan lain disampaikan Sri Tresnawati, warga Jalan Panci, yang mengaku BPJS PBI milik keluarganya telah dinonaktifkan. Padahal sebelumnya, ia dan anggota keluarganya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran dari pemerintah.

"Jadi nanti bagaimana kami kalau mau berobat pak. Kalau pakai BPJS Mandiri, jelas kami nggak sanggup bayar iurannya," sebutnya.

Menanggapi hal itu, Robi Barus menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memperbaiki pendataan penerima BPJS PBI sehingga banyak kepesertaan yang dinonaktifkan. Namun, ia memastikan warga Kota Medan tetap dapat mengakses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Tetapi khusus warga Kota Medan, ini bukan sebuah masalah. Alhamdulillah, sejak Desember 2022 seluruh warga Kota Medan sudah dicover oleh program UHC. Dengan hanya membawa KK/KTP Medan, seluruh warga Medan sudah bisa berobat dengan gratis di puskesmas dan RS-RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan," jawabnya.

Selain persoalan keamanan, bansos, dan pelayanan kesehatan, warga juga menyampaikan keluhan terkait infrastruktur seperti jalan dan drainase. Robi Barus menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi tersebut.

"Semua aspirasi bapak/ibu ini akan kita sampaikan secara langsung kepada Wali Kota Medan dalam Paripurna di DPRD Medan. InsyaAllah, hal ini akan menjadi prioritas Pemko Medan untuk segera diselesaikan," tuturnya.

Diketahui, pada hari yang sama Robi Barus juga menggelar reses di Jalan Gelas No.26, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, guna menyerap aspirasi masyarakat di wilayah lainnya.

Quote