Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyalurkan bantuan mesin pompa untuk Poktan Desa Wilulang, Cirebon.
Hal itu, lanjutnya, agar pengairan lebih lancar dan produktivitas lahan meningkat.
"Kolaborasi pusat, daerah, kelompok tani menjadi kunci penguatan pertanian desa yang berkelanjutan," ujarnya, Selasa (6/1).
Untuk itu, menurut Rokhmin, sarana produksi harus benar-benar dimanfaatkan bersama dan dirawat.
"Tak hanya itu, juga diatur penggunaannya supaya hasil panen naik dan kesejahteraan petani ikut terdorong," ungkapnya.

Sebelumnya, Rokhmin Dahuri memaparkan secara komprehensif strategi ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan tahun 2026 dalam dialog inspiratif Siaran Radio Elshinta bertajuk “Ketahanan Pangan, Tata Kelola Hutan, dan Risiko Bencana Alam” yang digelar pada Jumat (2/1).
Dalam dialog tersebut, Rokhmin menyoroti capaian penting Indonesia yang berhasil mencatat surplus beras pada 2025, sekaligus mengingatkan bahwa tantangan struktural dan lingkungan masih membayangi keberlanjutan ketahanan pangan nasional.
Rokhmin menegaskan capaian swasembada pangan tidak boleh berhenti pada angka produksi semata. Pada 2025, Indonesia tercatat mengalami surplus beras dengan produksi sekitar 34 juta ton dibandingkan kebutuhan nasional 32 juta ton, didukung stok Bulog yang mencapai 3,7 juta ton. Namun demikian, menurutnya, keberhasilan tersebut harus dibaca secara lebih mendalam dan strategis.

















































































