BLITAR, Gesuri.id – Kegiatan Soekarno Run yang digelar di Blitar pada Minggu (8/11/2026) tidak hanya berfokus pada olahraga lari, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian seni budaya lokal.
Deni Wicaksono mengatakan, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan pendukung untuk memeriahkan acara tersebut. Kegiatan itu meliputi talkshow, pasar rakyat, pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pertunjukan seni dan budaya.
Menurut Deni, keterlibatan UMKM dan masyarakat lokal menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan Soekarno Run. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan perputaran ekonomi yang dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha di Blitar.
"Kami juga menggelar pasar rakyat dan merangkul UMKM agar bisa terlibat bersama-sama. Ada pula kegiatan kesenian dan budaya," ujar Deni.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Soekarno Run juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas Blitar sebagai daerah yang memiliki keterikatan sejarah dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
Deni mengaku bangga karena Kota dan Kabupaten Blitar dapat menjadi bagian dari upaya menjaga serta meneruskan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
"Ini yang membahagiakan kami, karena Kota dan Kabupaten Blitar sebagai Bumi Bung Karno menjadi tempat untuk terus menjaga dan melanjutkan spirit beliau," katanya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Soekarno Run diharapkan tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat Blitar.

















































































