Ikuti Kami

Tegakkan Politik Hijau, Banteng Sultra Tanam Ribuan Pohon

"Politik hijau perlu untuk digaungkan, karena politik bukan hanya berbicara soal pemerintahan saja yang dipikirkan”.

Tegakkan Politik Hijau, Banteng Sultra Tanam Ribuan Pohon
Dalam rangka mengalakkan politik hijau, Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penanaman ribuan pohon dan pembersihan sungai. Kegiatan ini, sebagai rangkaian memperingati hari ulang tahun HUT PDI Perjuangan ke 48 yang jatuh pada 10 Januari lalu. (Foto: Istimewa)

Kendari, Gesuri.id - Dalam rangka mengalakkan politik hijau, Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penanaman ribuan pohon dan pembersihan sungai. Kegiatan ini, sebagai rangkaian memperingati hari ulang tahun HUT PDI Perjuangan ke 48 yang jatuh pada 10 Januari lalu.

Baca: Yuke: Penanaman Pohon, Upaya Jadikan Sungai Sumber Peradaban

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sultra, Hasrat mengatakan, penanaman pohon dan pembersihan sungai yang dilakukan hari ini, Minggu (21/2) adalah bagian dari program Ir Hugua yang akan terus berkesinambungan hingga Juni mendatang.

“Ini gagasan dan ide baru yang dilahirkan oleh PDI Perjuangan, bahwa politik hijau perlu untuk digaungkan, karena politik bukan hanya berbicara soal pemerintahan saja yang dipikirkan,” ujar Hasrat.

Hasrat juga menyampaikan tentang perlunya menjadikan gerakan mencintai bumi sebagai budaya baru dalam berpolitik.

“Jadi kita tidak hanya sekedar melakukan kegiatan sosial seperti biasanya, tetapi juga harus ada upaya preventif yang kita lakukan lebih awal, mengingat situasi seperti sekarang, bencana ada dimana-mana,” tutur anggota legislatif itu.

Lebih lanjut kata Hasrat, jika pencegahan tidak dilakukan dari sekarang, maka ke depannya, kita akan semakin repot dalam menghadapi bencana. Karena itu, setiap orang harus menyadari tugas dan tanggung jawabnya secara sosial.

PDI Perjuangan, ujar Hasrat, konsisten terhadap upaya pelestarian lingkungan. Sejauh ini, ada beberapa opsi yang akan dilakukan hingga bulan Bung Karno.

“Sudah 2 kegiatan yang kita lakukan, yakni penanaman pohon dan pembersihan sungai, nanti di bulan Maret sebelum masuk Ramadhan kita akan melakukan penebaran benih ikan. Kami bekerja sama dengan para kelompok masyarakat penambak untuk budidayanya,” terangnya.

Selin itu, lanjutnya, ada pula program tambahan lainnya, misalnya penanaman karang,yang nanti akan diskusikan kembali. 

“Artinya secara keseluruhan Kami tetap dalam posisi upaya pelestarian. Saya kira itu yang paling utama yang bisa kita lakukan," ujar Hasrat. 

Diterangkan Hasrat, untuk lokasi penanaman, sejauh ini telah dilakukan di daerah Bungkutoko, sekitaran Sungai Wanggu, dan Jalan Boulevard. 

“Untuk saat ini, dilakukan di Sungai Made Sabara, kami menanam ada beberapa pohon, akan dilakukan penanaman kembali diesok hari sampai lusa. Rencananya akan ditanam secara melingkar. Namun, secara seremoni dilakukan hari ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, tukas Hasrat, jumlah pohon yang akan ditanam DPD PDI Perjuangan Sultra ditargetkan 17 ribu (17000) pohon. Pada periode pertama sudah 4002 pohon yang tertanam, dan di 17 kabupaten/kota telah mencapai 25 ribu pohon yang telah ditanam.

Dikatakannya pula, khusus untuk PDI Perjuangan di Provinsi Sultra, Hasrat dan pihaknya optimis akan mencapai target sebelum bulan Bung Karno. Nantinya, di bulan bung Karno yang akan datang semua kegiatan sosial politik lingkungan yang telah dilakukan akan dilaporkan.

Hasrat menerangkan, tujuan dari seluruh rangkaian kegiatan cinta bumi ini, dimaksudkan untuk pelestarian lingkungan dan merupakan program PDI Perjuangan sejak Kongres lalu (10/01) yakni gerakan cinta bumi.

“Saat periode pertama penanaman secara kelembagaan kami tidak melibatkan organisasi lain, namun secara personel ada yang terlibat. Untuk kegiatan selanjutnya di Maret mendatang, kita akan buat lebih masif, kita akan libatkan lembaga-lembaga terkait secara resmi. Baik itu kegiatan penghijauan, pembagian benih, atau penanaman terumbu karang,” tutur Hasrat.

Dijelaskan Hasrat, terdapat berbagai macam jenis pohon yang ditanam, diantaranya Manggore untuk di area pesisir pantai, Trambosi, Mahoni dan beragam pohon lainnya yang ditanam di sekitar sungai. Sementara di kabupaten/kota, penanaman didominasi oleh pohon Jati, adapun target utama penanaman pohon ini adalah kelancaran aliran sungai.

Baca: Keren! Banteng Brebes Tangani Tanggul Jebol Sungai Pemali!

Di tempat yang sama, Wakil Ketua bidang Pemberdayaan Kemanusian dan Kebudayaan DPD PDI Perjuangan Sultra, Agus Sana’a berharap kegiatan PDI Perjuangan ini, dapat memberi inspirasi kepada masyarakat luas untuk mencintai bumi. Agar kali/sungai tidak menjadi tempat pembuangan sampah bagi masyarakat. Budaya itu yang ingin dibangun oleh PDI Perjuangan kepada masyarakat.

“Jadi PDI Perjuangan ini mengambil langkah sebagai ujung tombak. Semoga seluruh masyarakat dapat membudayakan ini, agar kali/sungai dapat dipelihara. Dengan begitu, daerah-daerah aliran sungai bisa hijau, sehingga bisa menampung air yang nanti menjadi penghidupan bagi masyarakat di sekitar itu juga. Semoga dengan kegiatan PDI Perjuangan, dapat menimbulkan kesadaran masyarakat,” tukas Agus.

Quote