Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Adian Napitupulu, mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan guru, terutama guru honorer.
Menurut Adian, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari peran strategis guru.
Karena itu, jika negara benar-benar menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan, maka kebijakan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik seharusnya tidak lagi menjadi perdebatan panjang.
Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap
“Jika negara benar-benar memandang guru sebagai pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia, maka tidak perlu ada perdebatan panjang soal kenaikan gaji. Keberanian politik untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas harus diwujudkan dalam kebijakan nyata,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa langkah konkret tersebut harus diwujudkan melalui penyiapan regulasi yang jelas serta dukungan anggaran yang memadai.
Tanpa payung hukum dan alokasi dana yang cukup, menurutnya, wacana peningkatan kesejahteraan hanya akan menjadi janji tanpa realisasi.
Adian juga menyoroti kondisi guru honorer, termasuk yang mengabdi di sekolah swasta.
Ia menilai mereka telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keberlangsungan sistem pendidikan nasional, meskipun kerap menghadapi keterbatasan pendapatan dan kepastian status kerja.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
“Guru honorer, baik di sekolah negeri maupun swasta, sudah berkontribusi besar. Negara tidak boleh mencari alasan untuk menunda perbaikan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Adian menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada tenaga pendidik dalam pembahasan bersama pemerintah.
Isu kesejahteraan guru honorer selama ini menjadi salah satu sorotan publik, seiring tuntutan pemerataan kualitas pendidikan dan peningkatan mutu sumber daya manusia di Indonesia.

















































































