Ikuti Kami

Adisatrya Suryo Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi UMKM dan Masyarakat

Hal itu guna mendorong pemanfaatan produk perbankan guna menggerakkan ekonomi daerah.

Adisatrya Suryo Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi UMKM dan Masyarakat
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto.

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi bersama Bank Mandiri Cabang Purwokerto di Banyumas.

“Bank Mandiri tidak hanya fokus profit, tapi juga punya dampak nyata di daerah, seperti di Banyumas dan Cilacap, lewat kredit UMKM, pendampingan, hingga program CSR,” ujarnya, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Purwokerto ini merupakan bagian dari masa reses DPR sekaligus upaya mendorong pemanfaatan produk perbankan guna menggerakkan ekonomi daerah.

Kepala Cabang Bank Mandiri Purwokerto, Margareta Wikansari, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pemanfaatan produk perbankan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Adisatrya menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kemitraan biasa, melainkan bentuk sinergi DPR dengan BUMN yang berperan sebagai agen pembangunan.

Adisatrya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Mandiri dalam pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap ke depan Bank Mandiri terus menghadirkan inovasi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap itu turut menggarisbawahi adanya kesenjangan antara akses dan pemahaman keuangan masyarakat, merujuk pada data Otoritas Jasa Keuangan.

“Artinya, banyak orang sudah punya akses ke bank, tapi belum paham cara mengelolanya,” tegas Adisatrya.

Ia menambahkan, masih banyak pelaku UMKM dengan potensi besar yang belum optimal memanfaatkan layanan perbankan, seperti kredit produktif, manajemen arus kas, hingga digitalisasi transaksi.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong menjadi “nasabah cerdas” — tidak sekadar menabung atau meminjam, tetapi mampu menggunakan produk perbankan secara bijak untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini juga menjadi forum bagi Adisatrya dalam masa reses untuk menyerap aspirasi warga Banyumas secara langsung, khususnya terkait UMKM dan pemanfaatan produk perbankan.

Quote