Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, meninjau langsung pembangunan ruas Jalan Sibalung-Pandak yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Aspirasi Tahun 2026. Ia menyampaikan rasa syukur atas progres pembangunan yang dinilai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat konektivitas dan mendukung sektor pertanian.
"Di tengah hamparan sawah ini, telah hadir jalan yang membuka harapan dan akses baru!," ujarnya dikutip Rabu (15/7/2026).
Adisatrya mengaku bersyukur dapat melihat langsung aspirasi masyarakat yang kini diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Menurutnya, akses yang semakin baik akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga serta aktivitas perekonomian desa.
"Bersyukur dan senang sekali dapat melihat langsung hasil aspirasi masyarakat yang kini terwujud melalui pembangunan ruas Jalan Sibalung-Pandak. Semoga akses yang semakin baik ini memperlancar aktivitas warga, mendukung pertanian, dan menggerakkan roda perekonomian desa," ungkapnya.
Ia menjelaskan pembangunan ruas Jalan Sibalung–Pandak bersumber dari Dana Alokasi Khusus Aspirasi Tahun 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp6,2 miliar. Jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses utama yang menghubungkan Kecamatan Kemranjen dan Kecamatan Sumpiuh.
Menurut Adisatrya, keberadaan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah distribusi hasil panen masyarakat sehingga dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
Selain mempercepat arus distribusi hasil pertanian, pembangunan jalan juga diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, maupun aktivitas perdagangan. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga seluruh masyarakat di kawasan tersebut.
Adisatrya mengungkapkan bahwa hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 77 persen. Ia optimistis proyek tersebut dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat.
"Meninjau pembangunan ruas jalan Sibalung - Pandak yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Aspirasi Tahun 2026 dengan nilai Rp 6,2 Miliar. Jalan dengan panjang 1,5 Km ini memiliki peran strategis sebagai akses utama yg menghubungkan wilayah Kec. Kemranjen dan Kec. Sumpiuh untuk meningkatkan konektivitas dan produktivitas sektor pertanian, utamanya memperlancar distribusi hasil pertanian (panen) masyarakat," jelasnya.
Ia berharap penyelesaian pembangunan sesuai target dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitar. Infrastruktur yang semakin baik, menurutnya, merupakan salah satu fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Alhamdulillah progres pembangunan sudah mencapai 77% dan tidak lama lagi akan selesai, sehingga bisa segera digunakan untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.
















































































