Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara, Salmon Sumihar Sagala, mendesak Pemerintah Kabupaten Karo segera memperbaiki jalan alternatif penghubung Tigapanah-Medan yang melintasi Desa Bertah, Kecamatan Tigapanah. Menurutnya, penanganan harus segera dilakukan agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan mengganggu akses transportasi masyarakat.
"Pemkab Karo, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), harus segera bertindak melakukan perbaikan sebelum kerusakan bertambah parah dan memutus akses transportasi bagi masyarakat yang menggunakan jalur alternatif ini," ujarnya, Senin (3/8/2026).
Legislator dari daerah pemilihan Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat itu mengungkapkan bahwa kerusakan paling parah berada di kawasan Pasar Kersik, tepatnya di antara Simpang Bertah dan Desa Bertah, Kecamatan Tigapanah. Ruas jalan tersebut selama ini menjadi jalur alternatif yang banyak dimanfaatkan masyarakat dari Sidikalang maupun Kabanjahe menuju Medan untuk menghindari kemacetan.
"Jika kerusakan jalan ini tidak segera diperbaiki, jalur alternatif yang saat ini banyak digunakan warga yang bepergian dari Sidikalang atau Kabanjahe menuju Medan hampir pasti tidak akan bisa dilalui lagi," ucapnya.
Salmon menjelaskan, kondisi jalan dipenuhi lubang yang cukup dalam, berlumpur, serta mengalami penurunan tanah akibat struktur dasar jalan yang sudah tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas setiap hari. Menurutnya, apabila tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah, terutama saat musim hujan, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia menambahkan, dampak kerusakan tersebut telah dirasakan masyarakat Desa Bertah, Desa Kuta Julu, dan sebagian wilayah Desa Bukit. Warga mengalami kesulitan mengangkut hasil pertanian menuju pasar di Tigapanah maupun Berastagi karena kendaraan tidak dapat melintas dengan lancar. Padahal, kawasan tersebut merupakan salah satu sentra pertanian yang bergantung pada kelancaran akses distribusi.
"Jika akses jalan terputus, masyarakat mau tidak mau akan menanggung kerugian ekonomi yang jauh lebih besar. Oleh karena itu, kami meminta Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas PUTR tidak menunggu hingga jalan tersebut ambruk total," tegasnya.
Anggota Komisi B DPRD Sumut itu menekankan pentingnya langkah cepat melalui perbaikan darurat maupun penanganan permanen agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Ia juga meminta pemerintah daerah segera mengerahkan alat berat untuk menangani titik-titik kerusakan yang paling parah.
"Kita tidak boleh membiarkan masyarakat semakin cemas akibat terganggunya akses transportasi. Pemkab Karo harus segera mengerahkan alat berat dan melakukan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah, khususnya di sepanjang jalur mulai dari Simpang Bertah, Desa Bertah, Desa Bukit, hingga Kecamatan Dolat Rakyat," pungkasnya.

















































































