Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII DPR R dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Pegunungan, Arif Riyanto Uopdana, ST mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) dengan kapasitas 2 Megawatt.
Langkah tersebut penting dilakukan untuk mendukung kebutuhan energi listrik di wilayah itu.
“Pembangunan PLTMH 2 Megawatt ini sangat penting untuk mengatasi kebutuhan listrik di Pegunungan Bintang yang masih sangat rendah. Saat ini, rasio elektrifikasi di daerah ini baru sekitar 15 persen, jauh dari cita-cita pemerintah mencapai 100% listrik merata. Melalui dukungan dari pemerintah pusat, kami akan dorong agar pembangunan PLTMH ini dapat segera berjalan,” ujar Arif Riyanto di depan mahasiswa dan masyarakat setempat saat reses di Oksibil, Kamis, 26 Februari 2026.
Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi
Menurut Arif, ketersediaan energi listrik yang stabil dan merata adalah fondasi utama dalam rangka mempercepat pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ketersediaan listrik yang cukup juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“PLTMH 2 Megawatt ini tidak hanya akan memberikan manfaat langsung berupa suplai listrik yang cukup, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengimplementasikan energi baru terbarukan sebagai bagian dari komitmen nasional dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Arif juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta masyarakat, untuk berkolaborasi secara sinergis dalam mempercepat proses perencanaan dan pembangunan proyek ini.
Ia menekankan perlunya kajian teknis lengkap, pengadaan alat-alat yang ramah lingkungan, serta memastikan keberlanjutan dan impact sosial ekonomi bagi masyarakat setempat.
Baca: Ganjar: Semua Pimpinan Parpol Perlu Berkumpul untuk Tenangkan
“Program pembangunan PLTMH ini harus dilakukan secara transparan dan partisipatif, melibatkan masyarakat adat sebagai pemangku kepentingan utama. Dengan cara ini, manfaatnya akan dirasakan secara merata dan pembangunan ini benar-benar berkelanjutan,” tegas politisi muda PDI Perjuangan ini.
Selain memperjuangkan pembangunan PLTMH 2 Mega Watt, Arif Riyanto juga menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan berbagai program pembangunan infrastruktur lainnya di Pegubin agar daerah ini tidak tertinggal dan mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia. Ia berharap, langkah nyata ini akan membawa kemajuan besar bagi masyarakat setempat dalam waktu dekat.
“Kita semua harus berkomitmen untuk membangun Papua secara inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan, agar seluruh rakyat dapat menikmati manfaat pembangunan dan mempercepat terwujudnya Papua sebagai daerah yang maju dan sejahtera,” pungkas Arif Riyanto.

















































































