Ikuti Kami

Arif Riyanto Dorong Masyarakat Adat di Kabupaten Pegubin Bangkir dan Jadi Penggerak utama Perekonomian 

Saat ini, banyak kegiatan pertambangan yang dilakukan secara ilegal dan tidak terkontrol.

Arif Riyanto Dorong Masyarakat Adat di Kabupaten Pegubin Bangkir dan Jadi Penggerak utama Perekonomian 
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Pegunungan Arif Riyanto Uopdna, ST.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Pegunungan Arif Riyanto Uopdna, ST mendorong agar masyarakat adat di Kabuapaten Pegunungan Bintang (Pegubin) bisa bangkit menjadi penggerak utama ekonomi daerah berbasis potensi dan kearifan lokal.

Pernyataan itu disampaikan Arif Uopdana di sela-sela melakukan reses ke Kabupaten Pegubin Kamis, 26 Februari 2026 yang dihadiri Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si dan jajaran civitas akademika Universitas Okmin Papua (UOP).

Menurut Arif, pengelolaan sumber daya alam secara tepat di Pegubin akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, menekan angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Putra Pegubin pertama yang menduduki kursi parlemen di Senayan ini juga menekankan pentingnya legalisasi kegiatan pertambangan rakyat. Saat ini, banyak kegiatan pertambangan yang dilakukan secara ilegal dan tidak terkontrol.

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi 

Padahal, apabila pengelolaan dilakukan secara resmi dan diberikan izin lengkap dengan pendampingan dari pemerintah, kata Arif, potensi tersebut bisa meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan tanpa mengorbankan keberlangsungan lingkungan hidup.

“Pertambangan rakyat memang besar potensinya. Tetapi, harus dikelola dengan baik agar tidak merusak lingkungan dan menghindari konflik sosial. Pemerintah daerah harus mempercepat proses pemberian izin dan memberikan pendampingan supaya pengelolaan bisa berjalan secara berkelanjutan dan berkeadilan,” tuturnya.

Selain sektor pertambangan, dirinya juga menyoroti pengembangan sektor pertanian dan pariwisata sebagai roda penggerak ekonomi yang strategis. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah daerah fokus pada diversifikasi produk pertanian seperti sayuran, buah-buahan, dan komoditas unggulan seperti kopi. Melalui pelatihan dan fasilitasi pemasaran, petani lokal diharapkan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kembangkan produk-produk hortikultura dan agroindustri, tingkatkan kualitas dan daya saingnya. Dengan penguatan akses pasar serta inovasi teknologi, produktivitas petani bisa meningkat dan pendapatan mereka pun jadi lebih baik,” tambah Arif.

Sejalan dengan itu, Arif Riyanto juga menegaskan pentingnya pembangunan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan. Ia mengajak pemerintah dan masyarakat untuk lebih aktif mempromosikan potensi wisata alam dan budaya Pegunungan Bintang, seperti keindahan gunung-gunungnya, lembah hijau yang luas, sungai jernih, serta kekayaan budaya dan adat istiadat yang unik.

“Potensi wisata di Pegunungan Bintang juga sangat besar. Kita harus tingkatkan infrastruktur, jaga kebersihan, dan fasilitasi akses wisata agar daerah ini mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Pariwisata berkelanjutan akan membantu perekonomian masyarakat setempat dan memperkuat identitas budaya mereka,” ujarnya.

Dalam rangka memastikan bahwa pembangunan berbasis potensi lokal berjalan sesuai prinsip keadilan dan keberlanjutan, Arif Riyanto menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat adat dalam seluruh proses pembangunan dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Menurutnya, hak-hak masyarakat adat harus dilindungi agar tidak hilang atau dikali oleh kepentingan pihak luar dan perusahaan besar.

“Masyarakat adat adalah tulang punggung budaya dan sumber daya alam di sini. Mereka harus dilibatkan secara aktif dan mendapatkan manfaat dari pembangunan ini, sehingga keberhasilannya berwujud nyata dalam peningkatan kesejahteraan mereka,” ucapnya.

Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji 

Selain berfokus pada pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, Arif Riyanto juga berkomitmen membangun pusat aspirasi bagi masyarakat di daerah itu, termasuk di Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia berencana membangun kantor aspirasi di beberapa titik strategis agar masyarakat bisa menyampaikan langsung aspirasi dan kebutuhan mereka secara mudah dan cepat.

“Kebutuhan rakyat harus didengarkan dan direspon secara nyata. Kantor aspirasi ini akan menjadi wadah komunikasi langsung antara masyarakat dan legislatif, agar pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memenuhi harapan masyarakat,” tegas politisi muda PDI Perjuangan ini.

Arif Riyanto menutup kunjungan resesnya dengan mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan mensejahterakan masyarakat. Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan di daerah terpencil seperti Pegubin tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan sektor swasta.

“Mari kita bangun Papua dengan memberi ruang dan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat adat dan potensi lokalnya. Kita wujudkan Papua yang maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Arif Riyanto.

Quote