Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Pegunungan, Arif Riyanto Uopdana, ST melakukan reses ke Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam kunjungan itu, Arif bertatap muka dengan pemerintah daerah Pegubin dipimpin Bupati Spei Yan Bidana, ST,M.Si dan jajaran civitas akademika Universitas Okmin Papua (UOP). Di momen itu pula, politisi muda PDI Perjuangan ini menyerahkan sejumlah bantuan yakni peralatan sampah, delapan unit motor roda tiga, dan alat pertanian kepada berbagai kelompok masyarakat.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Bantuan ini diterima oleh Universitas Okmin Papua, kelompok Nematara, pengusaha pengolah plastik sampah organik, serta perwakilan dari Distrik Oksibil, Kalomdol, dan wilayah lainnya.
Arif Uropdana mengatakan, bantuan ini merupakan upaya konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal di sektor pertanaian dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kabupaten Pegubin.
“Pegunungan Bintang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah. Dengan bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Arif Riyanto di Oksibil.
Ia menegaskan, pemberian bantuan ini sejalan dengan agenda nasional untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan mendukung sektor pertanian. Pemerintah pusat terus mendorong daerah-daerah untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, termasuk pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Selain itu, dukungan terhadap sektor pertanian juga menjadi prioritas untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
“Kami di Komisi XII DPR RI akan terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap bantuan ini dapat memicu inovasi dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara optimal,” tegas Arif.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil, juga sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut

















































































