Ikuti Kami

Bambang Pacul di LCC Empat Pilar Jateng: "Bangsa yang Lupa Sejarah Tak Ada Gunanya Bernegara"

Sosok yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengingatkan bahwa ingatan sejarah adalah nyawa dari sebuah bangsa.

Bambang Pacul di LCC Empat Pilar Jateng:
Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto.

Jakarta, Gesuri.id  – Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, memberikan pesan menohok bagi generasi muda dalam pembukaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Bertempat di MG Setos Hotel, Semarang, Sabtu (11/4).

Sosok yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengingatkan bahwa ingatan sejarah adalah nyawa dari sebuah bangsa.

​Bambang menekankan bahwa pemahaman terhadap sejarah bukan sekadar hafalan, melainkan dasar utama dalam menjalani kehidupan berbangsa. Menurutnya, LCC Empat Pilar adalah instrumen krusial untuk memastikan estafet pemahaman konsensus nasional tetap terjaga di tangan generasi muda.

Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur

​"Kalau sebuah bangsa lupa terhadap sejarahnya, maka kita sudah tidak ada gunanya berbangsa. Kegiatan ini diprakarsai agar kita selalu ingat berbangsa dan bernegara, karena itu adalah konsensus," tegas Bambang dalam sambutannya.

​Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa konsensus tersebut merupakan landasan yang melahirkan berbagai regulasi di Indonesia, termasuk UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 

Meskipun konstitusi telah mengalami empat kali amendemen, Bambang menilai pemahaman yang mendalam terhadap konstitusi adalah syarat mutlak dalam membangun kesadaran bernegara.

​Suasana pembukaan berubah menjadi dinamis saat Bambang secara mendadak menguji mental para peserta. Ia melontarkan pertanyaan mengenai alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Ketegangan mencair saat salah satu peserta dari SMAN 1 Pati berhasil menjawab dengan lancar dan tepat, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

​Uniknya, Bambang memberikan catatan khusus mengenai cara melafalkan teks konstitusi.

“Kalau membaca pasal-pasal seperti itu, sebaiknya nadanya tenang agar lebih meresap,” ujarnya memberikan wejangan puitis sekaligus edukatif bagi para siswa.

Baca: Jangkar Baja Nilai Ganjar Pranowo Sosok Yang Otentik & Konsisten

​Pernyataan Bambang tersebut selaras dengan pandangan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin. Mewakili Gubernur Jateng, Sadimin menegaskan bahwa kompetisi ini adalah bagian dari gerakan pendidikan kebangsaan yang strategis untuk melahirkan karakter unggul yang mencintai tanah air.

​Sembilan sekolah terbaik yang bertanding tahun ini adalah SMAN 1 Randublatung & SMAN 1 Pati, ​MAN 2 Wonosobo & SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Cilacap & SMAN 1 Klaten, SMAN 7 Semarang, SMA Regina Pacis Surakarta, & SMAN 1 Bumiayu

​Jawa Tengah memiliki beban moral yang cukup besar tahun ini. Mengingat pada edisi LCC Empat Pilar 2025, provinsi ini berhasil meraih gelar juara nasional melalui SMA Negeri 1 Wonosobo. Pemerintah provinsi berharap delegasi tahun ini mampu mempertahankan mahkota juara tersebut.

Quote