Ikuti Kami

Bane Raja Manalu Salurkan Bantuan Rp73 Juta untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah

​Bane menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut terhimpun dari hasil penggalangan donasi dua lembaga.

Bane Raja Manalu Salurkan Bantuan Rp73 Juta untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu.

Jakarta, Gesuri.id — Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp73 juta untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

​Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2026) malam.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo 

​Bane menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut terhimpun dari hasil penggalangan donasi dua lembaga, yakni Yayasan Bagak sebesar Rp33 juta dan brand fesyen Marabit Indonesia sebesar Rp40 juta.

​Yayasan Bagak sendiri bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, Marabit Indonesia merupakan jenama fesyen yang fokus mengusung kain tradisional dengan sentuhan desain modern.

​"Semoga bantuan ini bermanfaat sebagai bagian dari aksi gotong royong untuk memulihkan dampak bencana alam di Tapanuli Tengah," ujar Bane.
​Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang hingga kini masih berjuang melewati masa pemulihan pascabencana.

​Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Yayasan Bagak dan Marabit Indonesia. Menurutnya, langkah ini membuktikan keterikatan emosional dan rasa cinta tanah air dari seorang wakil rakyat terhadap daerah asalnya.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​"Pak Bane adalah putra daerah yang orang tuanya berasal dari Sorkam. Penyerahan bantuan ini merupakan panggilan moral sekaligus bentuk kepedulian beliau terhadap Tapanuli Tengah. Terima kasih untuk Yayasan Bagak dan Marabit Indonesia," tutur Masinton.

​Masinton juga mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama Bane memberikan perhatian ke Tapanuli Tengah. Saat bencana alam menerjang wilayah tersebut pada November 2025 lalu, Bane juga bertindak cepat menyalurkan bantuan berupa lima ton beras dan pakaian layak pakai bagi warga terdampak.

​Menurut Masinton, sinergi dan dukungan dari berbagai pihak seperti ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Quote