Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu mengingatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar benar-benar selektif dalam merekrut sumber daya manusia (SDM) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), khususnya pada posisi manajer yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan program di daerah.
"Jadi saya berharap Kementerian PAN-RB dan BKN, bagaimana yang diangkat ke depan nanti betul-betul punya kompeten dan memahami program Presiden," kata Bob, dikutip Jumat (12/6/2026).
Menurut Bob, proses rekrutmen harus dilakukan secara cermat agar tidak menghasilkan SDM yang tidak memiliki kemampuan dan pemahaman yang memadai dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui KDKMP.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Kementerian PAN-RB dan BKN akan melakukan perekrutan untuk mengisi jabatan manajer di KDKMP. Karena itu, ia mengingatkan agar proses seleksi tidak dilakukan secara asal-asalan.
Bagi Bob, sosok yang menduduki jabatan manajer harus memiliki profesionalisme, integritas, serta pemahaman yang kuat terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang akan dijalankan di lapangan.
"Ini pusatkan juga, jangan nanti manager-manager yang diterima untuk Koperasi Merah Putih ini tidak memahami tupoksi yang akan mereka lakukan sehingga program Pak Presiden tidak terjabarkan," ucapnya.
Menurut Bob, tantangan para manajer nantinya juga tidak ringan karena sebagian besar akan ditempatkan di desa yang berbeda dengan daerah asal mereka. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi yang baik terhadap karakteristik dan kebutuhan masing-masing desa.
"Karena rata-rata yang saya lihat yang direkrut ini nanti ditempatkan di desa yang berbeda dari asal dia, bagaimanapun mereka akan menyesuaikan karakter desa masing-masing," ujarnya.
Selain menyoroti proses rekrutmen SDM KDKMP, Bob juga menanggapi pemaparan anggaran yang disampaikan kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi II DPR RI dalam rapat tersebut. Ia menilai pengajuan anggaran yang disampaikan bertujuan untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintahan Presiden Prabowo.
"Jadi kita lihat semua pemaparannya memang semua Kementerian dan Lembaga pasti ingin menyukseskan program Presiden, dan rata-rata yang saya lihat tadi anggaran yang dibahas BKN, LAN RI, PAN-RB, kita menginginkan PNS yang berkompeten dan berintegritas," pungkasnya.

















































































