Ikuti Kami

Darmadi Durianto: Target 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Perlu Diiringi Tata Kelola yang Matang

Target pemerintah untuk mengoperasikan 40 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada 2026 mendapat sorotan dari DPR RI.

Darmadi Durianto: Target 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Perlu Diiringi Tata Kelola yang Matang
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, menyoroti target pemerintah untuk mengoperasikan 40 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada 2026. Menurutnya, target tersebut perlu diiringi dengan kesiapan tata kelola yang matang agar program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Target pemerintah untuk mengoperasikan 40 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada 2026 mendapat sorotan dari DPR RI,” kata Darmadi dalam keterangannya dikutip Rabu (17/6/2026).

Ia menilai target tersebut tidak realistis dan berpotensi sulit tercapai apabila pelaksanaannya tidak dibarengi dengan perencanaan yang komprehensif. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah koperasi yang dibentuk, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan dan keberlanjutan operasionalnya.

Darmadi juga mengingatkan bahwa tanpa pengelolaan yang baik, program ini berisiko tidak berjalan optimal hingga berujung mangkrak di sejumlah daerah. Karena itu, ia meminta pemerintah untuk memastikan seluruh aspek pendukung telah dipersiapkan secara matang sebelum target besar tersebut dijalankan.

Selain persoalan tata kelola, ia menyoroti dinamika yang masih terjadi di lapangan. Sejumlah koperasi, menurutnya, masih menghadapi pola operasional yang belum stabil sehingga menunjukkan tingkat kesiapan yang berbeda-beda antarwilayah.

Bahkan, Darmadi menyebut terdapat kondisi “buka-tutup” pada beberapa koperasi yang menjadi indikasi bahwa sistem pengelolaan dan pendampingan masih perlu diperkuat. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas program apabila tidak segera mendapat perhatian.

Ia juga menyinggung sejumlah lokasi pembangunan yang belakangan menjadi perhatian publik. Beberapa di antaranya dinilai kurang strategis, sementara sebagian lainnya masih menghadapi persoalan terkait kesiapan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas koperasi.

Menurut Darmadi, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai aspek pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, pemilihan lokasi, hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi di tingkat desa.

DPR RI, lanjutnya, meminta pemerintah memastikan perencanaan dan pelaksanaan program berjalan lebih matang agar tujuan memperkuat ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih benar-benar dapat tercapai secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Quote