Lampung Barat, Gesuri.id — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, memimpin jalannya Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Senin (31/8/2026).
Parosil secara khusus melepas dan memberikan apresiasi tinggi kepada empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki masa purna tugas.
Berdasarkan rilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Barat, keempat pejabat purna tugas tersebut meliputi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hikami, Sekretaris Dinas Kesehatan Cahyani Susilawati, Sekretaris BPBD Selamat Riyadi, serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sri Wiyatmi. Di hadapan peserta apel, Parosil menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan pengabdian para pejabat tersebut.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Lampung Barat, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Dedikasi, loyalitas, dan disiplin yang telah ditunjukkan selama ini menjadi teladan bagi kita semua," ujar Parosil.
Bupati berharap masa purna tugas dapat menjadi awal yang baik bagi keempat mantan pejabat tersebut untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, meningkatkan kualitas ibadah, serta terus berkontribusi aktif di tengah lingkungan sosial masyarakat.
"Alhamdulillah purna tugas dalam keadaan sehat walafiat. Semoga segala sumbangsih, pikiran, dan tenaga yang telah diberikan untuk Kabupaten Lampung Barat menjadi ladang amal ibadah," tuturnya.
Parosil menegaskan bahwa akhir masa penugasan di birokrasi pemerintahan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab sosial seorang abdi negara. Menurutnya, mantan ASN harus tetap menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat.
"Purna tugas hanya selesai tugas di pemerintahan. Namun di tengah-tengah masyarakat harus terus dapat menjadi contoh dan panutan yang baik," tegasnya.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Selain agenda pelepasan, momentum apel pagi tersebut dimanfaatkan Bupati untuk mengingatkan seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkab Lampung Barat agar senantiasa menjaga disiplin kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. Ia menekankan bahwa esensi kedisiplinan jauh melampaui persoalan absensi kehadiran.
"Disiplin itu bagaimana kita menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di tempat kerja dalam pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. "Kita digaji dari rakyat. Pajak yang diberikan oleh rakyat. Kita harus konsisten dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat."
Di akhir arahannya, bupati mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi demi kemajuan daerah, dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dan pemberian ucapan selamat dari bupati yang diikuti oleh seluruh staf yang hadir.

















































































