Ikuti Kami

Bupati Manokwari: Museum Jangan Hanya Sajikan Nilai Sejarah

'Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah' harus tetap diingat. Sebab sejarahlah yang melahirkan peradaban hari ini.

Bupati Manokwari: Museum Jangan Hanya Sajikan Nilai Sejarah
Bupati Manokwari, Hermus Indou.

Manokwari, Gesuri.id - Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan pesan Bung Karno bahwa 'Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah' harus tetap diingat. Sebab sejarahlah yang melahirkan peradaban hari ini.

Baca Masinton: Korupsi CPO Untuk Pendanaan Penundaan Pemilu

Untuk itu, ia meminta agar museum tidak hanya menyajikan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda, namun juga menjadi sarana pendidikan yang efektif bagi generasi muda.

“Tidak ada peradaban hari ini yang bisa dicapai dan diraih tanpa setiap peristiwa sejarah yang lalu. Melestarikan sejarah adalah bagian dari upaya untuk menghormati dan menghargai identitas kita sendiri. Dan sejarah tentu harus menjadi legasi bagi setiap generasi kita. Banyak generasi yang suatu ketika tidak akan tahu tentang sejarah karena kesalahan pendahulunya,” kata Hermus, pada peletakan paving jalan pertama Museum Jala Bhakti Fasharkan TNI AL Manokwari, Rabu (20/4).

Karena itu, menurut Hermus, sejarah harus menjadi pondasi yang dibangun jauh lebih kuat sebagai sebuah legasi yang kemudian dapat diwariskan kepada generasi yang akan dating supaya mereka senantiasi memiliki fondasi dan pijakan yang kuat untuk menatap masa depan yang baik.

Setiap sejarah, lanjut Hermus, memiliki spirit yang kuat. Karena itu, setiap nilai-nilai sejarah yang disajikan di sebuah museum harus bisa membangun spirit dari setiap generasi muda yang berkunjung ke museum.

“Dengan demikian, saya kira museum kita akan menjadi sarana pendidikan yang efektif bagi seluruh generasi kita dan generasi kita juga akan mengetahui bagaimana susah payah pendahulu membangun sebuah peradaban dan memberikannya bagi generasi kita,” katanya.

Hermus mengatakan, Kabupaten Manokwari tidak lagi seperti yang dulu. Manokwari saat ini sudah mengalami perubahan dan pergeseran.

Manokwari pun, ungkap Hermus, harus siap berkompetisi dan bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia. Apalagi Manokwari menyandang status sebagai pusat peradaban di Tanah Papua dan juga ibukota Provinsi Papua Barat.

“Saya kira museum menjadi salah satu identitas peradaban kita yang kita bangun, lestarikan, dan legasikan bagi generasi kita dan suatu ketika Manokwari menjadi destinasi pariwisata yang luar biasa tentu kita memiliki objek-objek wisata menarik yang bisa ditawarkan kepada setiap pengunjung yang hendak berkunjung ke Manokwari. Jadi Manokwari memiliki nilai,” ujarna.

Dengan demikian, tambah Hermus, membangun museum berarti membangun Manokwari yang memiliki nilai histori dan kepariwisataan yang tinggi. Dan suatu ketika, bila pariwisata di Manokwari hidup, maka perekonomian masyarakat juga akan hidup dan banyak masyarakat akan menikmati manfaat dari apa yang dikerjakan saat ini.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manokwari, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala Fasharkan TNI AL Manokwari beserta seluruh jajaran yang memiliki ide dan gagasan serta memiliki kepedulian untuk melestarikan sebuah sejarah dan mewariskannya kepada generasi yang akan datang,” tukasnya.

Baca Ada Sponsor Tajir Dibalik Partai Mahasiswa Indonesia

Kepala Fasharkan TNI AL Manokwari, Kolonel Laut (T) Rahmadi Subagya, mengatakan pemasangan paving jalan pertama memiliki makna meletakkan landasan pijak untuk menuju langkah-langkah besar dan merealisasikan gagasan-gagasan brilian dalam melestarikan nilai-nilai sejarah. Salah satunya adalah melalui pembuatan Museum Jala Bhakti Fasharkan TNI AL Manokwari.

“Dari museum ini kita dapat melihat perkembangan Fasharkan TNI AL Manokwari yang awalnya merupakan galangan kapal pertama di Kota Manokwari dan mempunyai peran yang sangat besar dalam memajukan Kota Manokwari. Diharapkan dengan adanya museum ini dapat menumbuhkan akan cinta bahari dan sejarah-sejarahnya kepada generasi muda di Manokwari ini,” pungkasnya.

Hadir pula pada acara tersebut, Dandim 1801/Manokwari, Kapolres Manokwari, dan perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Manokwari. Hadir juga sejumlah pimpinan perangkat daerah Kabupaten Manokwari dan anggota TNI dari Fasharkan TNI AL Manokwari.

Quote