Ikuti Kami

Dampingi Bu Mega ke Timor-Leste, Romy Soekarno: Refleksi Hubungan Antarbangsa Atas Dasar Sejarah, Kemanusiaan, dan Perdamaian

"Sebagai bangsa tetangga yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan ikatan kemanusiaan yang sangat dalam dengan Indonesia."

Dampingi Bu Mega ke Timor-Leste, Romy Soekarno: Refleksi Hubungan Antarbangsa Atas Dasar Sejarah, Kemanusiaan, dan Perdamaian
Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili dalam rangka kunjungan resmi ke Timor Leste pada Rabu (8/7/2026) pukul 16.10 waktu setempat. (sumber: nkripost.co)

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI, Romy Soekarno, menyebut kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Timor-Leste menjadi pengalaman sekaligus refleksi penting mengenai arti hubungan antarbangsa yang dibangun atas dasar sejarah, kemanusiaan, dan semangat perdamaian. Romy turut mendampingi rangkaian kunjungan Megawati selama berada di Timor-Leste.

“Sebuah kehormatan dan kenangan yang sangat berharga di Timor-Leste,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut dikutip Jumat (10/7/2026).

Menurut Romy, kunjungan tersebut memberikan pelajaran hubungan antara Indonesia dan Timor-Leste tidak semata didasarkan pada kepentingan politik maupun ekonomi. Lebih dari itu, hubungan kedua negara bertumpu pada sejarah bersama, nilai-nilai kemanusiaan, keberanian untuk berdamai dengan masa lalu, serta komitmen membangun masa depan yang lebih baik.

“Mendampingi rangkaian kunjungan Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri ke Timor-Leste memberi satu refleksi penting dimana hubungan antarbangsa tidak hanya dibangun oleh kepentingan politik dan ekonomi, tetapi juga oleh sejarah, kemanusiaan, keberanian untuk berdamai dengan masa lalu, serta visi bersama untuk masa depan,” ungkaprnya.

Romy mengatakan, sebagai bagian dari keluarga Bung Karno, anggota Komisi II DPR RI, sekaligus kader PDI Perjuangan, dirinya memandang Timor-Leste memiliki kedekatan yang istimewa dengan Indonesia. Kedekatan tersebut, menurutnya, lahir dari ikatan sejarah, budaya, dan hubungan antarmasyarakat yang telah terjalin sejak lama.

“Sebagai bagian dari keluarga Bung Karno, sebagai Anggota Komisi II DPR RI, dan sebagai kader PDI Perjuangan, saya memandang Timor-Leste bukan semata melalui lensa geopolitik, tetapi sebagai bangsa tetangga yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan ikatan kemanusiaan yang sangat dalam dengan Indonesia,” katanya.

Ia berharap semangat persahabatan yang terus dibangun antara Indonesia dan Timor-Leste dapat menjadi fondasi bagi penguatan kerja sama kedua negara di berbagai bidang. Menurut Romy, hubungan yang dilandasi saling menghormati, persaudaraan, dan nilai kemanusiaan akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan bersama di masa depan.

Quote