Ikuti Kami

Danang Tegaskan Penanganan Stunting Tak Sekadar Pemenuhan Gizi

Melainkan harus diawali dengan akurasi data intervensi yang tepat sasaran.

Danang Tegaskan Penanganan Stunting Tak Sekadar Pemenuhan Gizi
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebutkan bahwa penanganan stunting tidak sekadar berfokus pada pemenuhan gizi, melainkan harus diawali dengan akurasi data intervensi yang tepat sasaran.

"Stunting bukan sekadar angka. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita, karena itu verifikasi dan validasi data menjadi kunci agar intervensi tepat sasaran dan keluarga yang berisiko bisa segera didampingi," kata Danang.

Hal itu disampaikan pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 Kabupaten Sleman di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Kamis. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan kehadiran Menteri Wihaji merupakan kehormatan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas.

Danang juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan siap mendukung penuh kebijakan kependudukan nasional.

Menurut dia, sebagai bentuk kesiapan operasional di lapangan, Kabupaten Sleman telah mengoptimalkan kinerja Tenaga Lini Lapangan di 16 kapanewon (kecamatan).

Saat ini, kekuatan struktur pendampingan keluarga di Sleman mencakup Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 2.088 orang, serta Bina Keluarga Balita (BKB) sebanyak 212 kelompok dengan 8.345 anggota.

Selain itu, terdapat pendamping Bina Keluarga Remaja (BKR) sebanyak 134 kelompok dengan 3.977 anggota, Bina Keluarga Lansia (BKL) 175 kelompok dengan 4.556 anggota, dilengkapi 16 Sekolah Lansia, serta 131 kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) dengan 2.620 anggota.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Pada kesempatan itu Mendukbangga Wihaji menemui ratusan kader TPK Kabupaten Sleman dan keluarga risiko stunting yang turut dihadirkan dalam momen tersebut.

Menteri Wihaji menekankan betapa krusialnya peran para kader TPK dalam menurunkan angka stunting serta mengawal ketahanan keluarga.

Menurut dia pemerintah pusat berkomitmen untuk melakukan pengawasan langsung di level akar rumput sesuai instruksi Presiden RI. Jajaran kementerian diminta fokus bekerja mengecek fakta di lapangan.

Quote