Ikuti Kami

Demi Atasi Kelangkaan, Ganjar Desak Pemerintah Bangun Pabrik Pupuk Murah

Peran penyuluh sangat penting untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi petani.

Demi Atasi Kelangkaan, Ganjar Desak Pemerintah Bangun Pabrik Pupuk Murah
Calon Presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Jakarta, Gesuri.id - Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan pemerintah harus membangun pabrik pupuk murah khusus petani. 

Hal ini disampaikan saat berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di salah satu Hotel di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/12).

Baca: 3 Bandara Dibangun di Era Ganjar

“Petani tadi ada problem satu pupuknya sulit, kalau dia dapat mahal begitu kan. Obat-obatannya mahal, dan harganya jatuh. Saya kira ini yang penting hari ini kita mesti siapkan pabrik pupuk,” terang Ganjar dikutip dari laman Facebooknya.

Selain itu, peran penyuluh sangat penting untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi petani. Sehingga akan meningkatkan kualitas panen sekaligus kesejahteraan petani.

“Kita siapkan penyuluh yang hebat kita ajari mereka berdiskusi dengan para petani yang punya pengalaman bagus, apakah pindah ke organik. Dan tentu saja sekarang yang memunculkan obat obatan baru itu bisa lebih terjangkau bagi para petani,” imbuhnya.

Lebih dari itu, Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu berbicara mengenai pentingnya bantuan dari Kementerian Pertanian agar para petani ini bisa mendapatkan akses pupuk, begitu juga dengan pengembangannya.

“Saya kira sistem tata cara mereka mendaftarkan dan legalitas ini dari Kementerian Pertanian (agar) bisa menyiapkan lebih mudah dan saya kira membantu para petani,” tandasnya.

Baca: Ganjar Pranowo Berpeluang Dapatkan Trah Gelar Wahyu Mataram

Sementara itu, Ketua Kelompok Petani Merah Putih Konawe Selatan, Wayan Gama mengatakan bahwa mayoritas penduduk di daerahnya bermatapencarian sebagai petani.

“Tolong kami, di situ masyarakat 85 persen petani sawah, dan perkebunan. Maka hal ini kami sangat susah mendapatkan pupuk,” kata Wayan Gama.

Selain sulit didapat, ungkap Wayan, harga pupuk di daerahnya tergolong mahal. Kondisi itulah yang menjadi kendala bagi petani. “Kami sangat susah mendapatkan, kalo ada tapi mahal dan kami tidak bisa menjangkau,” imbuhnya.Untuk itu, ia memercayakan nasib petani di tangan Ganjar.

Quote