Ikuti Kami

Eri Irawan Desak Dishub Kota Surabaya Ambil Langkah Nyata

Eri Irawan menekankan empat poin utama yang harus segera dievaluasi dan diimplementasikan oleh Dishub:

Eri Irawan Desak Dishub Kota Surabaya Ambil Langkah Nyata
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk segera mengambil langkah konkret guna menjamin keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Eri Irawan menekankan empat poin utama yang harus segera dievaluasi dan diimplementasikan oleh Dishub:

Pertama, Eri meminta Dishub meninjau kembali efektivitas pelatihan yang selama ini diberikan kepada pengemudi transportasi umum milik Pemkot Surabaya.

Baca: Ganjar Sebut Kehadiran Megawati Bertemu Presiden Prabowo

“Semua pengemudi wajib mengikuti pelatihan intensif terkait teknik mengemudi dan etika layanan. Jika masih ada pelanggaran, kita harus mengevaluasi Dishub; apakah sistem training-nya sudah efektif meningkatkan kualitas kinerja atau hanya formalitas,” tegas Eri.

Kedua, Eri meminta adanya penguatan tim supervisi di lapangan. Menurutnya, pengawasan tidak boleh kendor dan harus berani mengambil tindakan tanpa pandang bulu terhadap setiap potensi pelanggaran.

“Tim supervisi harus memantau secara ketat. Harus ada sanksi tegas bagi setiap jenis pelanggaran agar ada efek jera,” imbuhnya.

Ketiga, mengingat beban kerja pengemudi yang menuntut konsentrasi tinggi, Eri mengusulkan adanya program kesehatan berkala. Hal ini meliputi pemeriksaan mata hingga tes psikologi untuk memastikan kondisi mental pengemudi stabil saat menghadapi tekanan di jalan.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Keempat sebagai solusi jangka panjang, Eri mendorong Dishub membangun sistem penilaian berbasis respons penumpang.

“Perlu ada sistem rating dari pengunjung. Pengemudi yang taat aturan dan mendapat rating tinggi harus diberikan bonus atau insentif. Sebaliknya, yang melanggar harus disanksi. Ini adalah bagian dari sistem reward and punishment untuk memotivasi mereka bekerja lebih profesional,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah ini, DPRD Surabaya berharap layanan transportasi publik di bawah naungan pemerintah kota dapat menjadi teladan dalam aspek keamanan dan kenyamanan berkendara di Kota Pahlawan

Quote