Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong agar pengelolaan limbah tinja di Keputih ditingkatkan kapasitasnya.
"Harus ada peningkatan kapasitas pengolahannya, kemarin kami dapat keluhan terkait bau yang tidak seperti biasanya di instalasi pengolahan lumpur tinja di Keputih milik Pemkot Surabaya," tutur Eri, Minggu (15/2).
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Eri menganggap sistem teknis pengelolaan limbah tinja di Keputih harus dibenahi. Ia meyakini perbaikan tersebut dapat mengurangi bau yang berdampak kepada masyarakat.
"Memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Jadi dinas harus melakukan desain engineering yang pas agar secara teknis maupun secara operasional baunya bisa dikurangi dan dampaknya ke masyarakat," beber Eri.
Eri menjabarkan limbah tinja di Keputih tidak cuma milik Pemkot akan tetapi juga swasta yang dikelola menjadi pupuk.
Pun pengelolaan tidak cuma fokus pada tinja, melainkan juga mengolah limbah lestoran.
"Itu yang kemudian ketika ada pengurasan kemarin baunya bahkan menurut warga sampai 1 kilo. Dan tidak seperti biasanya," papar Eri.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Menurut Eri, pengurangan bau membutuhkan rekayasa ulang pada aspek teknis dan operasional.
Selain itu, juga diperlukan peningkatan kapasitas pengolahan agar cepat terurai menjadi pupuk.
"Pupuknya ini ternyata dimanfaatkan juga oleh warga sekitar untuk taman-taman, termasuk untuk sekolah, di samping diambil Dinas Lingkungan Hidup untuk perawatan taman-taman di kota Surabaya," urai Eri Irawan.

















































































