Jakarta, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) dalam insiden tragis yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
“Atas nama pribadi dan atas nama Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi saya menyampaikan duka mendalam kepada keluarga almarhum. Duka mendalam ini kami haturkan dan sampaikan pula teruntuk seluruh rekan pengemudi ojol di seluruh Indonesia. Peristiwa ini sungguh menyedihkan dan meninggalkan luka yang sangat mendalam di hati kita semua. Satu nyawa itu bagi kita sedemikian berharga lho, mari kita jaga bersama agar ke depan tak ada lagi yang menjadi korban baik saat adanya aksi unras ataupun penanganan Kamtibmas di semua acara dan agenda penyampaian suara rakyat lainnya,” ungkap Nyumarno.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Lanjut Nyumarno, pada prinsipnya selain duka mendalam, kami juga mengapresiasi langkah cepat Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang langsung merespons insiden tersebut dengan mendatangi dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada keluarga korban serta memerintahkan Divisi Propam Polri untuk menangani kasus ini.
“Kami menghargai sikap cepat dan terbuka Kapolri. Hal tersebut tentu menunjukkan komitmen serius untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan keadilan bagi korban. Kami mendukung penuh agar kasus ini diusut tuntas dan aparat yang terbukti bersalah diberikan sanksi tegas,” tegas.
Selain itu, Anggota DPRD Kabipaten Bekasi 3 periode tersebut juga menghimabu kepada aparat keamanan maupun pendemo untuk sama-sama menahan diri. "Semua harus menahan diri; situasi ini bukan situasi yang kita inginkan.”
“Kita berharap aspirasi para pengemudi ojol dan pendemo lain didengar dan diperhatikan oleh pemerintah. Peristiwa ini tidak boleh memutus harapan kita terhadap keadilan. Mari kita kawal bersama prosesnya dengan cara-cara yang damai,” tambahnya.
Baca: Ganjar Nilai Ada Upaya Presiden Prabowo Rangkul PDI Perjuangan
Nyumarno juga berharap agar negara, dalam hal ini Kepala Polri, menjamin kehidupan keluarga pengemudi ojol yang menjadi korban. “Karena korban adalah tulang punggung keluarga, sebaiknya negara menggantikan perannya dalam mencukupi kebutuhan hidup keluarga dari almarhum pengemudi Ojol tersebut.”
Tak boleh lagi kejadian seperti ini terulang di kemudian hari, penyampaian pendapat oleh rakyat tidak perlu di tandingi dengan Kendaraan Rantis atau Kendaraan Baja anti peluru tentunya. Melindungi masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masih dapat dilakukan dengan berbagai cara efektif serta humanis lainnya. Jangan sampai ada peribahasa, rakyat sudah ditindas, rakyat pula lindas..!, pungkas Nyumarno