Ikuti Kami

HTA Apresiasi Program Wisata Keberagaman di Kota Depok

Program Wisata Keberagaman yang merupakan program Supian Suri-Chandra Rahmansyah akan menciptakan Depok semakin inklusif dan toleran.

HTA Apresiasi Program Wisata Keberagaman di Kota Depok
Anggota DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA) mengapresiasi program Wisata Keberagaman yang masuk dalam menu mandatory Dana RW Rp 300 juta per tahun.

HTA menilai Program Wisata Keberagaman yang merupakan program Supian Suri-Chandra Rahmansyah akan menciptakan Depok semakin inklusif dan toleran

Program tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa Kota Depok semakin inklusif di bawah kepemimpinan Supian Suri-Chandra Rahmansyah. Wisata Keberagaman merupakan langkah strategis yang menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam membangun Depok sebagai kota yang toleran dan terbuka bagi seluruh warganya.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

“Ada satu hal yang menarik, yakni wisata keberagaman. Program ini menunjukkan bahwa Kota Depok semakin inklusif di bawah kepemimpinan Pak Supian Suri,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Sejak sebelum pemilihan kepala daerah, Supian Suri telah memiliki visi dan misi yang jelas untuk menciptakan Depok sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.

“Dari kami di PDI Perjuangan, tentu ini patut diapresiasi. Pak Supian Suri sejak awal sudah punya niatan dan visi menjadikan Depok sebagai kota yang toleran,” ujarnya.

Visi tersebut tidak berhenti sebatas janji politik. Setelah terpilih, Supian Suri mampu membuktikan janji tersebut melalui program nyata yang dirancang secara sistematis dan terkoordinasi.

“Setelah beliau terpilih, ini bukan hanya janji. Dibuktikan melalui program yang dibuat, dikoordinasikan dengan seluruh pihak, hingga akhirnya Wisata Keberagaman bisa terlaksana,” ucapanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, masuknya Wisata Keberagaman sebagai menu mandatory dalam Dana RW menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menanamkan nilai inklusivitas hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Ini langkah konkret yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat RW. Artinya, nilai keberagaman tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dihidupkan di lingkungan warga,” jelasnya.

Baca: Ganjar Sebut Kehadiran Megawati Bertemu Presiden Prabowo

Pemkot Depok resmi merealisasikan Dana RW sebesar Rp 300 juta per tahun mulai Januari 2026. Program ini menyasar 928 RW di seluruh Kota Depok dengan total anggaran mencapai Rp 274 miliar.

Dalam skema Dana RW tersebut, pemkot menetapkan menu mandatory (wajib) serta menu pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas warga. Salah satu menu mandatory yang ditetapkan adalah program Wisata Keberagaman.

Dia berharap, program ini dapat terus dikawal dan dijalankan secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat serta memperkuat citra Depok sebagai kota yang ramah, toleran, dan inklusif.

Quote