Ikuti Kami

Ketimpangan Infrastruktur, Irine Yusiana Dorong Sinergi APBN dan Pemda di Maluku Utara

“Bersama pemerintah daerah di Maluku Utara, kami terus berkoordinasi supaya APBN dari pusat bisa saling mengisi."

Ketimpangan Infrastruktur, Irine Yusiana Dorong Sinergi APBN dan Pemda di Maluku Utara
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri, mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur di Maluku Utara. Menurutnya, sinergi program dan anggaran diperlukan agar pembangunan dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

“Bersama pemerintah daerah di Maluku Utara, kami terus berkoordinasi supaya APBN dari pusat bisa saling mengisi dengan program pemerintah daerah untuk berbagai pembangunan infrastruktur di Maluku Utara,” kata Irine dikutip di akun istagramnya Selasa (29/9/2026).

Irine mengatakan masih banyak pekerjaan rumah pembangunan infrastruktur yang perlu diselesaikan di Maluku Utara. Namun, ia meyakini perjuangan bersama antara pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan hasil bagi masyarakat.

“Pekerjaan rumah masih banyak, tapi saya percaya perjuangan bersama akan selalu membuahkan hasil,” ujarnya.

Ia menyoroti pembangunan infrastruktur yang saat ini berkembang pesat di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan bandara, jalan tol, hingga proyek transportasi seperti kereta cepat.

“Pembangunan bandara yang luar biasa, pembangunan jalan tol yang luar biasa, APBN yang dimanfaatkan luar biasa besarnya untuk contohnya kereta cepat, dan lain sebagainya,” kata Irine.

Menurut Irine, pembangunan berskala besar tersebut menunjukkan besarnya kemampuan APBN dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Namun, ia menilai sejumlah wilayah di Indonesia Timur, termasuk Maluku Utara, masih menghadapi kebutuhan dasar infrastruktur yang belum sepenuhnya terpenuhi.

“Sementara kita di Maluku Utara, di Indonesia Timur, dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia lainnya, kita itu baru dalam taraf pemenuhan dasar infrastruktur yang memadai,” ujarnya.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur dasar yang perlu mendapat perhatian, mulai dari konektivitas jalan dan jembatan hingga pembangunan sarana pendidikan.

“Jembatan masih banyak yang belum tersambung, jalanan masih belum tersedia secara keseluruhan untuk melayani seluruh masyarakat, dan juga sekolah, dan lain sebagainya,” kata Irine.

Karena itu, Irine menekankan pentingnya kesinambungan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pemanfaatan APBN dapat saling melengkapi dengan program pembangunan pemerintah daerah, khususnya untuk mempercepat pemenuhan infrastruktur dasar di Maluku Utara.

Quote