Ikuti Kami

Mantan Staf Ahok Ini Bidik Masuk di Komisi E DPRD DKI

Komisi E bergelut di kesejahteraan rakyat, menyangkut kesehatan, pendidikan, lansia, pemuda & olahraga, pemberdayaan perempuan.

Mantan Staf Ahok Ini Bidik Masuk di Komisi E DPRD DKI
Politisi PDI Perjuangan Ima Mahdiah.

Jakarta, Gesuri.id - Salah satu staf mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, Ima Mahdiah ingin duduk di Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Komisi E DPRD DKI Jakarta bergelut dalam bidang kesejahteraan rakyat, menyangkut kesehatan, pendidikan, lansia, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Baca: Daftar Caleg PDI Perjuangan yang Lolos ke DPRD DKI Jakarta

Sarjana Hubungan Internasional Universitas Paramadina ini mengaku setelah dirinya dinyatakan terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, ia mendapatkan pesan khusus dari Basuki Tjahaja Purnama.

“Bapak pesan ke saya, agar setelah dilantik harus taat pada konstitusi, bicara tentang kebenaran dan kerja yang benar,” kata dia.

Selain itu BTP juga juga berpesan agar setiap reses, usahakan uang resesnya untuk membantu orang yang membutuhkan.

Seperti diketahui Ima terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 dari Fraksi PDI Perjuangan.

Data yang diolah di Jakarta, Kamis (15/9), menyebutkan, wanita kelahiran Jakarta, 23 Juni 1991 ini meraup 30.591 suara di daerah pemilihan (Dapil) 10 Jakarta Barat (Kembangan, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Palmerah) pada pemilu lalu.

Hasil itu menempatkan Ima di posisi teratas dengan perolehan suara terbanyak, mengungguli caleg-caleg lain yang diusung PDI Perjuangan di dapil 10.

Ima merupakan wajah baru dalam kancah politik Ibu Kota, namun, saat masih menjadi mahasiswa ia telah mendampingi kampanye pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (BTP) pada 2012.

Ia menceritakan alasan yang melatarbelakangi untuk terjun ke dunia politik dikarenakan ia merasa senang bisa berinteraksi dan mendengarkan keluhan yang mereka hadapi.

Baca: DPRD DKI Khawatir LRT Jakarta Tidak Laku

“Waktu menjadi staf Pak BTP, saya sangat senang bisa ketemu masyarakat, berinteraksi, mendengarkan keluhan-keluhan mereka,” kata Irma Mahdiah.

Selama melakukan blusukan pada saat masa kampanye yang lalu, Ima kerap menemukan keluhan-keluhan masyarakat Jakarta setelah BTP tidak lagi menjabat sebagai gubernur DKI.

"Jadi selama saya turun ke lapangan, banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait program Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang seharusnya menerima program tersebut tapi tidak menerima,” kata Ima.

Quote